Citra Satelit Ungkap Penjajah Zionis Meratakan Sisa-Sisa Rumah di Beit Hanoon pada Masa Gencatan Senjata
26 January 2026, 21:12.

Sumber: Planet Labs PBC
GAZA (Al Jazeera) – Serdadu zionis ‘Israel’ berupaya meratakan sisa-sisa rumah di Kota Beit Hanoon, Gaza utara, meskipun gencatan senjata yang dimulai pada bulan Oktober masih berlangsung.
Tim investigasi digital Al Jazeera, Sanad, menganalisis citra satelit yang diambil antara 8 Oktober 2025—dua hari sebelum gencatan senjata dimulai—dan 8 Januari 2026.
Sanad menemukan bukti operasi tersebut, yang dikhawatirkan sebagian warga Palestina sebagai langkah menuju pendirian permukiman ilegal ‘Israel’ di Gaza.
Sanad menemukan bahwa serdadu zionis menggunakan buldoser untuk membersihkan sekitar 408.000 meter persegi (4,39 juta kaki persegi) lahan.
Termasuk di dalamnya sisa-sisa setidaknya 329 rumah dan lahan pertanian yang dihancurkan penjajah selama agresi dua tahunnya di Gaza.
Citra sebelum operasi pembersihan menunjukkan Beit Hanoon dengan bangunan-bangunan yang rusak akibat serangan penjajah, tetapi beberapa masih utuh.
Namun, pada pertengahan Desember 2025, banyak bangunan telah rata dengan tanah. Begitu pula lahan pertanian sebelumnya, yang digantikan oleh lanskap cokelat yang diratakan.
Operasi pembersihan puing-puing dimulai tepat di tepi Beit Hanoon, menghadap pagar yang memisahkan kota dari permukiman ilegal ‘Israel’ di sepanjang wilayah utara; termasuk Sderot, yang berjarak sekitar 2 kilometer (1,2 mil) dari Beit Hanoon.
Penjajah telah merusak atau menghancurkan sebagian besar bangunan di Gaza—81 persen pada Oktober lalu, menurut PBB.
Gaza utara menanggung dampak kerusakan terberat, dengan banyak daerah, seperti Beit Hanoon, yang secara sistematis diratakan dengan tanah. (Al Jazeera)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
