Di Tengah Gencatan Senjata, Zionis Kembali Bunuh Warga Palestina di Gaza
31 January 2026, 08:17.

Kerabat korban berduka saat jenazah warga Palestina yang tewas akibat serangan ‘Israel’ di Sheikh Nasser dibawa ke RS Nasser untuk dimakamkan di Khan Yunis, Gaza, 29 Januari 2026. [Abed Rahim Khatib – Anadolu Agency]
GAZA (Middle East Monitor) – Tiga warga Palestina tewas dan lima lainnya luka-luka, Kamis (29/1/2026), akibat tembakan serdadu zionis dan serangan udara di wilayah Gaza, meskipun gencatan senjata masih berlaku, menurut sumber medis.
Insiden tersebut kembali menjadi bukti pelanggaran berulang zionis terhadap kesepakatan gencatan senjata yang dimulai pada 10 Oktober 2025, sebagaimana dilaporkan Anadolu Agency.
Dua korban tewas ditembak serdadu ‘Israel’ di timur Khan Yunis, Gaza selatan, ketika kendaraan militer ‘Israel’ melepaskan tembakan di kawasan tersebut.
Seorang pria lainnya ditembak di dekat kawasan Sheikh Nasser, di sekitar area yang dikenal sebagai “garis kuning” —batas yang ditetapkan dalam perjanjian gencatan senjata.
“Garis kuning” memisahkan zona penempatan militer ‘Israel’—yang mencakup lebih dari separuh wilayah Gaza—dari area barat yang diperbolehkan untuk pergerakan warga Palestina.
Saksi mata mengatakan penembakan terjadi bersamaan dengan tembakan senjata berat dari kendaraan militer zionis yang berada di timur Khan Yunis, termasuk di luar zona penempatan resmi.
Secara terpisah, seorang warga Palestina lainnya tewas dan lima orang terluka akibat serangan rudal drone zionis di dekat Bundaran Makki, kamp pengungsian Maghazi, Gaza tengah.
Jenazah korban bernama Hussam Abu Karim serta para korban luka dilarikan ke Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Deir al-Balah, menurut sumber medis.
Sementara itu, serdadu zionis terus merobohkan bangunan perumahan di utara Rafah, Gaza selatan; ledakan dan asap terlihat membubung.
Sejak gencatan senjata diberlakukan, serangan zionis telah menewaskan sedikitnya 492 warga Palestina dan melukai 1.356 lainnya.
Agresi genosida penjajah selama dua tahun menghancurkan sekira 90 persen infrastruktur sipil Gaza dan menewaskan lebih dari 71.600 orang. (Middle East Monitor)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
