Kementerian Kesehatan Bantah Klaim Sepihak Penjajah Zionis tentang Jumlah Kelahiran di Gaza
31 January 2026, 19:59.

Foto: PIC
GAZA (PIC) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Gaza membantah keras klaim sepihak zionis yang menyebut pendaftaran 60.000 kelahiran sepanjang tahun 2025.
Direktur Jenderal Kemenkes Gaza, Dr. Munir al-Bursh, menilai klaim tersebut sebagai manuver politik untuk menutupi kejahatan genosida dan menyangkal penargetan terhadap anak-anak.
Dalam pernyataan pers pada Jumat (30/1/2026), al-Bursh menegaskan data resmi kementerian justru menunjukkan sekira 50.000 kelahiran hidup sepanjang 2025.
Angka itu turun sekitar 11 persen dibandingkan periode sebelum agresi genosida; yang mencerminkan kemerosotan tajam kondisi kesehatan dan kehidupan warga di tengah pengeboman, blokade, serta runtuhnya sistem kesehatan.
Kemenkes Gaza juga mencatat lonjakan serius pada kelahiran bermasalah. Tercatat 4.900 bayi lahir dengan berat badan rendah, meningkat lebih dari 60 persen dibandingkan sebelum agresi. Juga 4.100 kasus kelahiran prematur akibat tekanan fisik dan psikologis berat yang dialami para ibu dan minimnya layanan kesehatan dasar.
Dampak agresi juga terlihat pada meningkatnya angka kematian bayi. Data kementerian mencatat 615 kematian janin dalam kandungan—dua kali lipat dari tingkat sebelum agresi—serta 457 kematian neonatal segera setelah kelahiran, naik sekitar 50 persen di tengah nyaris lumpuhnya layanan medis.
Selain itu, tercatat 322 kasus kelainan bawaan pada bayi baru lahir, dengan tingkat 64 kasus per 10.000 kelahiran hidup, dua kali lipat dibandingkan sebelum agresi penjajah.
Al-Bursh menegaskan lonjakan ini merupakan konsekuensi langsung dari pengeboman, kelaparan paksa, polusi, dan ketiadaan layanan kesehatan.
Al-Bursh menegaskan penggelembungan angka kelahiran oleh zionis bertujuan membangun narasi palsu untuk menutupi kejahatan yang terjadi.
Menurutnya, realitas genosida tercermin dari mereka yang kehilangan hak untuk melahirkan dengan aman, bayi yang lahir dalam kondisi kritis, serta nyawa yang hilang sebelum standar minimum keselamatan terpenuhi. Hal-hal tersebut merupakan bukti nyata bencana kemanusiaan yang melanda Gaza. (PIC)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
