18.500 Pasien Membutuhkan Perawatan Medis Khusus yang Tidak Tersedia di Gaza

5 February 2026, 20:27.

Foto: PIC

GAZA (PIC) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan lebih dari 18.500 pasien di Gaza membutuhkan perawatan medis khusus yang tidak tersedia di wilayah tersebut.

Krisis ini mencerminkan runtuhnya sistem kesehatan Gaza akibat blokade dan serangan berkepanjangan.

Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan bahwa WHO bersama mitra kemanusiaannya telah mendukung evakuasi medis lima pasien dan tujuh pendamping ke Mesir melalui pelintasan Rafah pada Senin (2/2/2026).

Evakuasi tersebut menjadi yang pertama melalui jalur Rafah sejak Maret 2025.

Tedros menekankan perlunya rehabilitasi dan rekonstruksi secara mendesak untuk mengurangi ketergantungan pada evakuasi medis.

Menurutnya, lebih dari dua tahun serangan tanpa henti telah menghancurkan infrastruktur kesehatan Gaza dan melemahkan kemampuan layanan medis dasar.

Ia juga menyerukan peningkatan cepat layanan kesehatan. Termasuk pasokan peralatan dan bahan medis, perbaikan fasilitas yang rusak, serta perluasan layanan vital guna membangun sistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan di Gaza.

Selain itu, WHO mendesak pembukaan kembali jalur rujukan medis ke Tepi Barat, termasuk wilayah timur Baitul Maqdis agar pasien dapat memperoleh akses lebih cepat terhadap perawatan darurat.

Direktur Kompleks Medis Al-Shifa di Gaza, Dr. Muhammad Abu Salmiya, mengungkapkan bahwa komite medis khusus saat ini memprioritaskan pasien berdasarkan tingkat keparahan.  

Sekira 450 pasien berada dalam kondisi kritis, dan sebagian di antaranya meninggal dunia akibat keterlambatan mendapatkan perawatan di luar wilayah Gaza. (PIC)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« UPDATE – Sebanyak 12 Orang Memasuki Gaza Melalui Pelintasan Rafah Senin Malam
Hamas Mengecam Keras Praktik-Praktik Kekerasan Penjajah di Pelintasan Rafah »