GMO: Penjajah Zionis Lakukan 1.520 Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza dalam 115 Hari

6 February 2026, 10:25.

Foto: PIC

GAZA (PIC) – Kantor Media Pemerintah (Government Media Office/GMO) di Gaza mengungkapkan bahwa serdadu zionis ‘Israel’ telah melakukan 1.520 pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata; sejak diberlakukan pada 10 Oktober 2025 hingga Rabu (4/2/2026).

GMO mencatat, pelanggaran-pelanggaran tersebut menyebabkan 559 warga Palestina tewas dan 1.500 orang terluka. Yakni akibat pelanggaran sistematis terhadap ketentuan gencatan senjata dan hukum humaniter internasional.

GMO menjelaskan bahwa selama 115 hari, pelanggaran itu mencakup 522 insiden penembakan, 73 kali penetrasi kendaraan militer ke kawasan permukiman, 704 serangan udara dan serangan terarah, serta 221 aksi penghancuran rumah dan berbagai bangunan.

Disebutkan pula bahwa 99 persen korban tewas merupakan warga sipil, terdiri atas 288 anak-anak, perempuan, dan lansia, serta 268 laki-laki.

Dari total 1.500 korban luka, lebih dari 900 di antaranya adalah anak-anak, perempuan, dan lansia.

Banyak korban diserang di lingkungan permukiman dan jauh dari garis pertempuran sehingga tingkat korban sipil mencapai 99,2 persen.

Selain itu, GMO melaporkan bahwa 50 warga Palestina ditangkap selama periode tersebut; seluruhnya berasal dari kawasan permukiman dan berada di luar garis gencatan senjata yang ditetapkan.

Dalam aspek kemanusiaan, GMO mencatat hanya 29.603 truk bantuan, perdagangan, dan bahan bakar yang masuk ke Gaza dari target 69.000 truk, atau tingkat pemenuhan hanya 43 persen. Truk bahan bakar bahkan hanya mencapai 14 persen dari volume yang disepakati.

GMO juga menegaskan bahwa penjajah zionis tidak mematuhi kewajiban protokol kemanusiaan, termasuk memasukkan tenda, tempat penampungan, rumah portabel, alat berat untuk pembersihan puing dan evakuasi korban.

Juga pasokan medis, pembukaan kembali pelintasan Rafah, serta pengoperasian pembangkit listrik Gaza. GMO mengecam pelanggaran yang terus berlangsung di sepanjang “garis kuning”. 

GMO memperingatkan bahwa pelanggaran berkelanjutan ini secara serius menggerus gencatan senjata dan memperburuk bencana kemanusiaan di Gaza.  

Penjajah zionis merupakan dalang sekaligus pelaku kejahatan atas memburuknya kondisi kemanusiaan serta jatuhnya korban sipil. 

GMO menyerukan kepada para mediator, komunitas internasional, dan PBB untuk menunaikan tanggung jawab hukum dan moral mereka. 

Terutama menekan penjajah ‘Israel’ agar sepenuhnya mematuhi gencatan senjata, melindungi warga sipil, dan memastikan pengiriman bantuan serta bahan bakar ke Gaza secara aman dan segera. (PIC)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Erdogan Peringatkan SDF: “Jangan Ganggu Kesepakatan dengan Pemerintah Suriah!”