Pertahanan Sipil Gaza: 8 Ribu Jenazah Masih Tertimbun Puing, 3 Ribu Warga Hilang

14 February 2026, 18:05.

Tim Pertahanan Sipil Palestina melakukan operasi pencarian dan evakuasi menggunakan alat berat di lokasi bangunan yang hancur akibat serangan ‘Israel’ di lingkungan Sheikh Radwan, Kota Gaza, pada 12 Februari 2026. [Khames Alrefi – Anadolu Agency]

GAZA (Middle East Monitor | PIC) – Otoritas Pertahanan Sipil di wilayah Gaza menyatakan sekira 8 ribu jenazah masih tertimbun di bawah puing bangunan yang hancur di berbagai wilayah, meski operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan.

Pada Kamis (12/2/2026), juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Basal, mengatakan tim bekerja dalam kondisi yang sangat sulit dengan sumber daya yang terbatas.

Situasi ini menyulitkan akses ke banyak lokasi terdampak. Ia menambahkan, lebih dari 3 ribu orang hingga kini masih dinyatakan hilang; tanpa kepastian apakah mereka masih hidup, telah meninggal, atau ditahan.

Menurutnya, ratusan jenazah telah mengalami pembusukan atau kehilangan ciri-ciri akibat lamanya waktu pencarian.

Kesulitan evakuasi puing—diperparah minimnya alat berat dan kemampuan teknis yang diperlukan—semakin menghambat proses identifikasi dan pemulihan korban.

Penjajah Terus Langgar Gencatan Senjata

Penjajah zionis melakukan empat penghancuran terkontrol terhadap bangunan tempat tinggal di tenggara Khan Yunis, di Gaza selatan; di wilayah tempat serdadu mereka berkeliaran.

Tindakan itu bertepatan dengan serangan terpisah yang mengakibatkan satu warga Palestina tewas dan sepuluh lainnya terluka, menurut sumber medis di Gaza, akibat pelanggaran gencatan senjata yang terus berlanjut sejak Oktober 2025.

Warga Gaza, Muhammad Salim Dabbash, tewas akibat serangan penjajah di daerah Zarqa, timur laut Kota Gaza. Ia dipindahkan ke Rumah Sakit Al-Ahli di Gaza tengah. 

Dalam insiden terpisah, 10 warga Palestina terluka akibat tembakan serdadu penjajah di dekat Bundaran Kuwait di lingkungan Zaitun, tenggara Kota Gaza, menurut sumber layanan darurat dan ambulans. 

Sebelumnya, Jumat (13/2/2026) dini hari, tiga warga Palestina, termasuk dua anak, terluka akibat tembakan serdadu penjajah di Khan Yunis. 

Kendaraan militer ‘Israel’ juga maju ke daerah tenggara Kota Gaza, disertai tembakan, menuju Jalan Salahuddin. Jalan tersebut merupakan jalan utama yang menghubungkan Kota Gaza dengan bagian tengah wilayah Gaza. (Middle East Monitor | PIC)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Berencana Batasi Akses ke Masjidil Aqsha Selama Ramadan