Zionis Semakin Keras Terhadap Penggerak Komunitas Silwan
11 January 2011, 14:49.
JAKARTA, Selasa (Sahabatalaqsha.com): Pekan lalu tekanan Zionis terhadap para penggerak momunitas di Silwan, Al-Quds Timur, semakin meningkat. Jawad Siyam baru-baru ini kembali menjadi sasaran Zionis karena keterlibatannya dalam memimpin the Wadih Hilweh Information Center (Pusat Informasi Wadi Hilwah) dan keikutsertaannya menjadi anggota Komite Rakyat Desa (Silwan). Senin kemarin, untuk kedua kalinya, Siyam dihadapkan ke muka majelis hakim pengadilan Al-Quds.
IMEMC melaporkan bahwa pada 4 Januari lalu, polisi Zionis menyambangi Pusat Informasi Wadi Hilwah dan menahan Siyam menyusul sebuah tuduhan yang menyatakan bahwa Siyam terlibat dalam sebuah serangan.
Pada sidangnya yang pertama, polisi Zionis sendiri mengakui bahwa investigasi terhadap Siyam kental dengan aroma politis, lebih-lebih mengingat perannya baik di Komite Rakyat maupun di Pusat Informasi Wadi Hilwah.
Siyam dibebaskan Sidang dewan hakim pengadilan Al-Quds empat hari lalu, karena pengadilan menilai bahwa bukti-bukti yang diajukan penuntut tidak cukup. Pada hari itu juga, melalui telepon, Siyam diberitahu polisi Zionis bahwa “investigasi” atas dirinya tetap akan dilanjutkan.
Pada awalnya Siyam diperintahkan oleh hakim untuk menyelesaikan masa tahanan rumah selama sepekan, sebelumnya ia dibebaskan sebelum periode itu berakhir, tetapi Siyam menolak keputusan tersebut. Pengadilan pemerintah penjajah Zionis setuju bahwa Siyam harus dikenai tahanan rumah, di Pusat Informasi.
Polisi Zionis tengah bekerja keras mencari jalan untuk memenjarakan Siyam, dengan segala cara yang bisa dilakukan.
Pusat Informasi Wadi Hilwah selama ini memimpin upaya menyebarluaskan informasi yang independen dan berimbang tentang situasi di Silwan yang bergejolak itu. Lembaga itu juga merupakan wadah bagi anak-anak Palestina di kawasan itu untuk mengisi waktu mereka dengan kegiatan-kegiatan yang produktif di tengah-tengah kekerasan yang mereka hadapi setiap hari.
Relawan komunitas Silwan lainnya yang baru-baru ini ditahan polisi Zionis adalah Adan Ghaith. Ghaith adalah aktivis Komite Rakyat Al-Bustan. Ia telah berjuang sedemikian lama di bidang hukum melawan pemerintah Zionis untuk menggagalkan rencana pendeportasian dirinya dari Al-Quds selama 4 bulan. Deportasi itu akan dilakukan pada 12 Janari 2011 besok. (EZ/Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
