Tentara Zionis Tembaki Iring-Iringan Jenazah
24 October 2011, 08:15.
JAKARTA, Senin (Sahabatalaqsha.com): Tentara Zionis menembaki sekelompok iring-iringan jenazah yang tengah melakukan perjalanan pemakaman dari desa Palestina Dhaher al-Malih menuju desa Tura, pada 22 Oktober lalu. Aksi penembakan ini melukai empat orang pelayat, termasuk di antaranya tiga putera almarhum.
Menurut beberapa sumber lokal, almarhum akan dimakamkan di sebuah kuburan keluarga di desa Tura. Perjalanan dari kota asal di Dhaher al-Malih menuju desa Tura harus melewati dua gerbang di wilayah penguasaan “Israel”.
Meski para penduduk desa telah mengajukan dan menerima izin dari otoritas “Israel” untuk melewati kedua gerbang tersebut, tentara Zionis tidak membolehkan mereka masuk secara berkelompok pada Sabtu itu.
Ketika dikonfirmasi soal ini, juru bicara militer “Israel” malah menyalahkan para pelayat yang hendak memasuki dua gerbang tadi. “Mereka mendekati para tentara dengan cara yang membuat para tentara itu gugup sehingga akhirnya mereka menembakkan senjata ke udara. Ada dua orang Palestina yang terluka ringan. Tetapi tidak sampai membutuhkan perawatan,” ujarnya kepada kantor berita Ma’an.
Namun pernyataan itu dibantah oleh sejumlah saksi mata. Menurut mereka, kelompok iring-iringan jenazah itu tidak mengancam para tentara. Kepentingan mereka melewati dua gerbang itu hanya untuk menguburkan Fathi al-Khatib di kompleks kuburan keluarganya.
“Selain itu, pelayat yang terluka bukan dua, seperti yang disebutkan militer “Israel”, melainkan empat orang dan mereka pun mendapatkan perawatan medis,” ujar para saksi mata.
Ironisnya, tidak ada satu pun tentara Zionis yang terlibat dalam penyerangan itu, mendapat hukuman. Militer “Israel” beranggapan bahwa aksi tersebut dilakukan sesuai protokol militer. (MR/Sahabat Al-Aqsha)

Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
