Krisis Bahan Bakar, Rumah Sakit di Gaza Operasikan 20% Kapasitas Saja

23 March 2012, 18:14.

JAKARTA, Jumat (Sahabatalaqsha.com): Krisis energi di Gaza memaksa rumahsakit-rumahsakit beroperasi dengan 20 persen kapasitasnya saja. Diperkirakan sisa pasokan listrik yang ada saat ini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit selama empat hari ke depan.

Juru bicara Kementerian Kesehatan di Gaza, Ashraf al-Qidra mengatakan, sekitar 70 unit ambulans akan berhenti beroperasi jika dalam beberapa hari ke depan tidak ada kiriman bahan bakar. Saat ini, ujarnya, sebanyak 15 mobil layanan kesehatan dan 18 unit ambulans sudah tidak beroperasi karena minim bahan bakar.

Krisis bahan bakar di Jalur Gaza salah satunya dipicu oleh perselisihan masalah pengiriman bahan bakar antara Mesir dan Hamas. Sejak bulan lalu, Mesir membatasi kiriman bahan bakar ke Gaza yang biasanya dilakukan lewat terowongan yang berada di bawah gerbang perbatasan antara Mesir dan Gaza.

Mesir ingin mencari jalur alternatif untuk pengiriman bahan bakar dan tidak lagi menggunakan terowongan. Mesir lebih memilih mengirim lewat jalur penyeberangan Kerem Shalom yang berada di bawah kendali ‘Israel’.

Namun Hamas keberatan dengan usulan itu. Hamas khawatir, hal itu akan memberikan peluang bagi ‘Israel’ untuk memblokade pasokan bahan bakar. Hamas menginginkan penjualan secara langsung dengan Mesir.

Akibat pembatasan dari Mesir, satu-satunya pembangkit listrik di Gaza berhenti beroperasi dan menyebabkan pemadaman listrik yang dirasakan hampir dua per tiga dari 1,7 juta penduduk yang ada di sana. Karena krisis bahan bakar, jumlah taksi yang beroperasi di Gaza juga kian langka.

Kekurangan bahan bakar ini telah memicu pasar gelap dimana harga satu liter bahan bakar diesel dijual seharga US$1,87 padahal sebelum krisis, harganya hanya US$0,67. (MR/ Sahabat al-Aqsha)

20120323-181328.jpg

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Delapan Anak Palestina Dibuang oleh Zionis!
Trauma Serangan Biadab Zionis Hantui Keluarga Gaza »