Trauma Serangan Biadab Zionis Hantui Keluarga Gaza
23 March 2012, 18:21.
JAKARTA, Jumat (Sahabatalaqsha.com): Serangan biadab ‘Israel’ beberapa waktu lalu telah meninggalkan trauma mendalam bagi rakyat Palestina, terutama mereka yang kehilangan keluarga ataupun kerabat akibat serangan itu.
Sejumlah kerabat dari seorang anak lelaki berusia 12 tahun (Ayoub Asalia) yang tewas akibat serangan udara Zionis menyatakan takut meninggalkan rumah sejak peristiwa itu. “Kami takut keluar rumah. Kami menemukan beberapa bagian tubuh dari Ayoub di pohon, jalanan, juga kebun. Sejak serangan itu, kami tidur bersama-sama dalam satu kamar karena kami takut”.
Salah satu saudara Ayoub, Kalthum Asalia mengatakan bahwa ia melihat Ayoub sedang bermain dengan sepupunya yang berusia lima tahun ketika terdengar ledakan dari pesawat tak berawak Zionis.
Ia lalu lari menuju jendela dan melihat Ayoub sudah terjatuh dengan wajah menghadap ke tanah. Para tetangga kemudian memanggil ibunda Ayoub, Adila. Namun ia tidak mengenali bahwa korban yang tewas itu adalah puteranya. Ia tetap mencari Ayoub dan berpikiran bahwa puteranya sedang pergi ke sekolah.
Belakangan, pihak medis menemukan beberapa bagian tubuh Ayoub di sejumlah pohon. Ayoub adalah putera ke tujuh Adila. “Ia adalah anak yang senang membantu. Ia anak yang lucu. Selalu menceritakan lelucon dan setiap orang menyayanginya,” kata Adila.
Dalam setiap serangannya, penjajah Zionis selalu beralasan bahwa mereka menyasar Mujahidin. Tetapi nyatanya banyak penduduk sipil yang menjadi korban. Seperti di lokasi tewasnya Ayoub, organisasi HAM telah menyatakan bahwa tidak ada pejuang yang berada di sana. Tindakan biadab Zionis ini semakin menegaskan kejahatan perang ‘Israel’.
Pada 9 Maret lalu, Zionis membunuh Sekretaris Jenderal sekaligus Ketua Komite Perlawanan Rakyat (PRC) dan seorang mantan tahanan di kota Gaza. Selama empat hari berturut-turut penjajah Zionis terus melancarkan serangan dan korban tewas terus bertambah. Sekitar 26 warga Palestina dilaporkan tewas dan sedikitnya 20 anak Palestina terluka. (MR/ Sahabat al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


