78% Warga Palestina di Yerusalem Hidup dalam Kemiskinan
21 May 2012, 22:30.
JAKARTA, Senin (Sahabatalaqsha.com): Sekitar 78% penduduk Palestina di Yerusalem diperkirakan hidup dalam kemiskinan. Hal ini dilaporkan oleh Organisasi HAM ‘Israel’.
Seperti dikutip dari laman Maan News, organisasi tersebut melaporkan bahwa kemiskinan parah dan tingginya tingkat pengangguran di Yerusalem Timur adalah akibat langsung dari penjajahan Zionis. Penjajah Zionis juga telah mencabut status 14.084 warga Palestina sejak 1967 sehingga mereka tidak bisa lagi tinggal di kota.
Organisasi itu juga menyebutkan bahwa lebih dari 84% anak-anak Palestina hidup dalam kemiskinan. Angka kemiskinan ini naik 10% sejak tahun 2006. Diperkirakan juga lebih dari 85% wanita di Palestina dan 40% kaum lelakinya tidak memiliki pekerjaan sementara jumlah anak-anak sekolah yang terpaksa drop out diprediksi mencapai 40%.
Penjajah Zionis pekan kemarin telah memublikasikan ‘Kebijakan Abaikan Yerusalem Timur’ bersamaan dengan perayaan ‘Israel’ atas perluasan kontrolnya ke bagian Timur kota. Perluasan ini sendiri tidak diakui oleh masyarakat internasional.
Terdapat sekitar 360.882 warga Palestina di Yerusalem atau 38% dari total populasi kota. Penjajah Zionis telah menduduki Yerusalem Timur sejak 1967 dan secara resmi menganeksasi wilayah itu pada 1980. (MR/ Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
