Seorang Tahanan Palestina Putuskan Tetap Lanjutkan Aksi Mogok Makan

20 May 2012, 22:47.

JAKARTA, Ahad (Sahabatalaqsha.com): Meski kesepakatan antara para tahanan dengan otoritas ‘Israel’ telah dicapai, seorang tahanan Palestina, Mahmoud Kamel As-Sarsak hingga kemarin masih melanjutkan aksi mogok makannya. Sarsak yang kini berada di rumah sakit penjara Ramla sudah sekitar 63 hari melancarkan aksinya.

Sarsak memutuskan tetap melanjutkan aksi mogok makan sampai ia dibebaskan dan bertemu kembali dengan keluarganya di kamp pengungsi Shaboura di kota Rafah, Selatan Jalur Gaza. Seperti dikutip dari laman International Middle East Media Center, Sarsak ditangkap penjajah Zionis lebih dari tiga tahun yang lalu.

Tepatnya, ia ditahan pada 22 Juli 2009 di terminal Erez ketika akan berangkat untuk berpartisipasi dalam turnamen sepak bola. Penjajah Zionis menjatuhi hukuman administratif tanpa sebab kepadanya selama enam bulan.

Sejak sekitar delapan hari yang lalu, ia dipindah ke rumah sakit penjara untuk menjalani operasi pankreas setelah menderita sakit di perutnya dan beberapa kali pingsan. Saudara lelakinya, Imad mengatakan bahwa Sarsak juga mengalami gangguan penglihatan juga sakit kepala. Berat badannya juga sudah merosot tajam. Selain mogok makan, Sarsak juga menolak minum vitamin dan obat-obatan.

Pengacara Jawad Boulos mengatakan enam hari yang lalu bahwa Sarsak tidak dapat berjalan, gula darahnya sangat rendah dan jantungnya berdetak kencang. Sarsak pernah ditawari dipindahkan ke Norwegia selama tiga bulan oleh penjajah Zionis. Namun tawaran ini ditolak karena Sarsak tidak mau menerima solusi parsial dari ‘Israel’. (MR/ Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Bocah Piatu Gaza Akhirnya Jumpa Ayahnya untuk Pertama Kali… Di Penjara Zionis
78% Warga Palestina di Yerusalem Hidup dalam Kemiskinan »