Puluhan Ribu Pengunjuk Rasa Kenang Mavi Marmara di Taksim Square
2 June 2012, 21:50.

Dunia belum melupakan kejahatan Zionis atas kemanusiaan di kapal Mavi Marmara dua tahun lalu. Puluhan ribu pengunjuk rasa juga meneriakkan pembelaan terhadap Al-Quds dan rakyat Syria. foto: IHH
JAKARTA, Sabtu (Sahabatalaqsha.com): Sejak hari Rabu (30/5) kota terbesar di Turki, Istanbul, seperti bangkit lagi amarahnya kepada Zionis Israel. Ribuan orang berkumpul di kapal Mavi Marmara yang tertambat tenang di dermaga pelabuhan Sarayburnu, di laut Bosforus. Demikian dilaporkan situs IHH malam ini.
Tidak sedikit diantara mereka yang berasal dari berbagai negara selain Turki, seperti Syria dan Palestina Mereka bermalam di kapal itu. Solat tahajjud dan solat subuh berjamaah.
Ratusan orang diantara mereka ialah para relawan yang berada di kapal itu saat dua tahun silam Mavi Marmara dan enam kapal lain diserang dan dibajak oleh pasukan bajak laut Zionis Israel di perairan internasional di Laut Mediterania.
Diantara yang hadir dan memimpin solat ialah Syeikh Raid Salah, tokoh gerakan perlawanan Palestina tanpa kekerasan. Syeikh Raid salah seorang yang nama dan fotonya terdapat di buku petunjuk yang ditemukan relawan di saku celana tentara Israel yang berhasil diringkus relawan Mavi Marmara.
Hari Kamis sore (31/5) masyarakat yang bergabung gerakan unjuk rasa di Istanbul itu melonjak jumlahnya. Diperkirakan lebih dari 30 ribu orang berjalan kaki dari kapal Mavi Marmara ke Taksim Square di jantung kota Istanbul, terutama mereka memadati ?stiklal Street.
Ribuan orang yang berbaris itu menunjukkan perasaan dan solidaritasnya bagi korban-korban penyerangan di kapal Mavi Marmara, bagi rakyat Gaza yang masih dikepung, bagi rakyat kota Al-Quds atau Yerusalem, dan bagi rakyat Syria.
“Peringatan untuk Para Syuhada Mavi Marmara dan Penyelamatan Al-Quds” diselenggarakan oleh Yayasan Bantuan Kemanusiaan IHH di Taksim Square, ?stanbul.
Mereka yang hadir meneriakkan yel-yel dan mengusung poster-poster diantaranya yang berbunyi:
“Rusia Pembunuh, Keluar dari Syria”
“Amerika Pembunuh, Keluar dari Timur Tengah”
“Mavi Marmara Kehormatan Kita”
“Syahid Furkan, Jalanmu Jalan Kami”
“Merdekalah Palestina Selamanya”
“Masjidil Aqsha Kehormatan Kita”
“Mampus Israel”
“Salam dari ?stanbul kepada Perlawanan di Gaza”
“Muslimin Haram Tunduk kepada Tiran”
“Rakyat Syria Tidak Sendirian”
“Perlawanan Palestina Akan Menang”
“Masjidil Aqsha Tidak Sendirian”
Sambil membawa bendera-bendera Palestina, para pengunjuk rasa juga meneriakkan slogan-slogan mengecam Presiden Syria Basyar Al-Assad dan meneriakkan takbir.* (Sahabatalaqsha.com)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
