GRATIS: Film Dokumenter Mavi Marmara Lengkap dengan Kesaksian Para Korban
6 November 2012, 14:25.
JAKARTA, Selasa (SahabatAlAqsha.com): Bersamaan dengan pengadilan pertama di Istanbul atas para pelaku penyerangan terhadap kapal-kapal kemanusiaan untuk Gaza 2,5 tahun silam, IHH (organisasi kemanusiaan terbesar di Turki) merilis gratis film dokumenter tentang kejadian itu.
Judulnya “Freedom: Last Destination”. Film berdurasi 1,5 jam ini mengkombinasi potongan-potongan video yang berhasil diselundupkan para relawan yang ditangkap dan dipenjara oleh Zionis Israel, dengan wawancara-wawancara langsung para korban terutama yang berasal dari Turki.
“Semua laptop, handphone, kamera, bahkan memory card dirampas. Sekujur tubuh kami digeledah, sambil kepala kami ditodong pistol dan senjata otomatik,” kata Santi Soekanto, relawan dan pendiri Sahabat Al-Aqsha yang ikut diserang, disekap, dan dipenjara oleh tentara-tentara Zionis Israel waktu itu. Jadi menurut Santi, para relawan dan wartawan berusaha menyelundupkan memory card dengan segala cara. “Ada yang diletakkan di bawah lidah, ada yang di jahitan celana.”
Diantara yang paling berhasil menyelundupkan adalah Iara Lee, seorang relawan perempuan keturunan Korea berkebangsaan Brazil. Iara bersama jurukameranya yang berasal dari organisasi bernama Culture of Resistance berhasil menyelundupkan beberapa memory card berisi rekaman sejak keberangkatan kapal-kapal itu sampai para penyerang Zionis Israel berhasil melumpuhkan seluruh kapal kemanusiaan.
Video Iara Lee inilah yang menjadi bagian terpenting film dokumenter “Freedom: Last Destination”.
Kejahatan Zionis Israel yang ditayangkan di film dokumenter ini sebagian besar terjadi di atas geladak-geladak kapal Mavi Marmara. Ini adalah sebuah kapal dari organisasi yang bernama Free Gaza Movementyang bersama lima kapal kemanusiaan lain membawa bantuan seberat lebih dari 10 ribu ton menuju Gaza.
Penumpangnya lebih dari 600 relawan kemanusiaan dari 37 negara –termasuk 12 orang dari Indonesia, dari berbagai latar belakang etnis, agama, profesi, dan keahlian. Tanggal 31 Mei 2010, sehabis solat subuh berjamaah, kapal-kapal itu diserang dengan brutal oleh segerombolan tentara Zionis Israel. Padahal keenam kapal itu masih berada di perairan internasional. Akibat penyerangan dan pembajakan itu 9 orang relawan mati syahid, lebih dari 50 orang lainnya luka-luka.
Film “Freedom: Last Destination” memberikan kesaksian langsung kepada kita semua, agar kejahatan Zionis Israel semakin terdokumentasi rapi satu per satu, sampai kita semua menyeretnya di depan pengadilan manusia, dan Pengadilan Allah.* (Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
