Kesibukan Akhir Pekan Zionis: Usir Seribu Warga Badui dan Serang Khan Younis
7 January 2013, 07:20.

Tak berani melanjutkan perang lawan Mujahidin Gaza, penjajah zionis beraninya menteror dan menggusur warga Badui Palestina di Tepi Barat. foto: Washington Post
JAKARTA, Senin (SahabatAlAqsha.com): Sekitar seribu warga Badui Palestina dan penduduk lainnya yang tinggal di wilayah Al-Maleh, Utara Tepi Barat mulai meninggalkan rumah mereka dan tenda-tenda pengungsian sejak hari Kamis (3/1) minggu lalu setelah menerima surat perintah pengusiran dari penjajah zionis ‘Israel’ yang mengatakan akan mulai melakukan latihan militer dengan menggunakan peluru tajam.
IMEMC (International Middle East Media Center) melaporkan, bahwa kepala dewan desa Al-Maleh dan suku Badui, Aref Daraghma menyatakan, sekitar seribu warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka ini memilih memenuhi permintaan Zionis untuk menghindari bentrokan dengan para serdadu. Para penduduk, ujarnya, khawatir pelatihan militer zionis akan menimbulkan kerusakan pada lahan dan properti mereka.
Mereka juga cemas tidak akan diizinkan kembali ke rumah mereka. “Mereka dalam keadaan yang sulit saat ini. Mereka harus membongkar tenda-tenda dan meninggalkan area tempat tinggalnya,” ujar Daraghma.
Menurut IWGIA (International Group for Indigenous Affairs) kelompok internasional yang membela hak-hak penduduk asli di berbagai negara, jumlah orang Badui Palestina di area C Tepi Barat sekitar 13 ribu orang.
Zionis pernah melakukan latihan militer serupa pada musim panas lalu dan memaksa puluhan keluarga Palestina meninggalkan rumah mereka dan mencari wilayah penampungan di tempat lain sampai latihan selesai. Ribuan warga Palestina menjadi pengungsi dan berulang kali dipaksa pindah sejak zionis menjajah Tepi Barat pada 1967.
Khan Younis
Sementara itu, lagi-lagi pasukan zionis melanggar kesepakatan gencatan senjata yang dimintanya dan ditandatanganinya sendiri 21 Nopember lalu.
Hari Jum’at lalu (4/1) pasukan zionis membombardir bagian Timur Khan Younis dan kapal nelayan di Selatan Jalur Gaza. Sejumlah sumber lokal melaporkan kepada kantor berita PIC (Palestinian Information Center) bahwa pasukan zionis bergerombol di wilayah timur Khan Younis lalu menembaki lahan-lahan pertanian dan wilayah penduduk di Timur kota. Tidak ada korban dari serangan ini.
Kapal nelayan Palestina dari Rafah juga dilaporkan diserang kapal-kapal perang Zionis. Serangan-serangan ini menambah daftar pelanggaran Zionis atas kesepakatan gencatan senjata.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
