Relawan Kembali ke Bab Al-Shams, Diserang Lagi…
16 January 2013, 07:41.
JAKARTA, Rabu (SahabatAlAqsha.com): Sumber medis Palestina melaporkan, sedikitnya sebelas relawan perdamaian dan tujuh orang wartawan terluka akibat serangan zionis ‘Israel’ di Bab Al-Shams (Pintu Matahari), desa baru yang didirikan untuk memprotes rencana perluasan permukiman ilegal Yahudi di wilayah E1, Yerusalem Timur. Mereka diserang tentara/polisi zionis ketika hendak mendekati Bab Al-Shams kemarin (15/1).
Situs IMEMC (International Middle East Media Center) melaporkan, sejumlah relawan terluka di bagian kaki dan tangannya sedangkan seorang lainnya mengalami luka di dadanya dan ada juga yang terluka di kepalanya. Militer zionis mencegah puluhan warga Palestina yang hendak memasuki Bab Al-Shams namun sejumlah pemuda tetap berupaya masuk. Melihat keberanian para pemuda ini, para serdadu menembakkan gas air mata dan peluru karet. Mereka juga mengejar puluhan warga yang mengelilingi bukit di dekat Bab Al-Shams.
Meski melihat ada warga yang terluka, serdadu-serdadu itu melarang ambulans Palestina untuk masuk ke area itu. Dalam sebuah akun Facebook, para relawan Bab Al-Shams menyebutkan bahwa sekitar 200 orang mencoba masuk ke Bab Al-Shams dan sejumlah relawan tertahan di bukit yang mengelilingi Bab Al-Shams sementara beberapa helikopter zionis mengitari mereka.
Dua dari wartawan yang terluka teridentifikasi bernama Nasser Shiokhy and Mahmoud Oleyyan. Abir Kopty, salah seorang aktivis menyebutkan bahwa sepuluh orang aktivis termasuk dirinya yang mencoba memasuki Bab Al-Shams ditangkap militer Zionis. Sebelumnya mereka sudah menangkap lima orang aktivis lainnya.
Dalam akun Twitter-nya, Kopty mengatakan bahwa ia dan para aktivis lainnya dibawa ke lokasi rahasia dengan kendaraan polisi. Di sana, para polisi memukuli mereka. Beberapa relawan dilaporkan sudah dibebaskan namun masih ada yang disekap Zionis. Abdullah Abu Rahma, seorang relawan mengatakan kepada radio Bethlehem 2000 bahwa puluhan aktivis berhasil masuk ke Bab Al-Shams setelah berpura-pura menjadi rombongan pengantin. Setelah diizinkan lewat melalui penghalang jalan militer, mereka lalu masuk ke Bab Al-Shams dan mulai menggelar aksi protes.
Para relawan ini mencoba kembali membangun Bab Al-Shams setelah Zionis ‘Israel’ mengusir ratusan warga dan relawan dari Bab Al-Shams dengan kekerasan pada Ahad 13/1 dini hari. Para relawan Bab Al-Shams mengatakan bahwa mereka kembali melanjutkan protes di atas tanah Palestina dan tidak ada yang bisa menghentikan mereka. Insya Allah.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
