Haaretz: Tentara ‘Israel’ Diperintahkan Tembak Setiap Pengunjuk Rasa
19 January 2013, 09:10.

Cara tentara zionis memperlakukan warga Palestina yang berunjuk rasa tanpa senjata di desa Nabi Saleh. foto: 972Mag
JAKARTA, Sabtu (SahabatAlAqsha.com): Pertengahan minggu lalu, koran Haaretz melaporkan, bahwa pasukan penjajah zionis ‘israel’ telah mendapat perintah untuk melepaskan tembakan kepada setiap pengunjuk rasa. Akibat perintah ini sejumlah pemuda Palestina gugur dalam berbagai unjuk rasa baru-baru ini di Tepi Barat.
Laporan Haaretz yang dilansir PIC itu menyebutkan, dalam sebuah insiden di desa Nabi Saleh di Ramallah, pasukan zionis sedikitnya melepaskan 80 tembakan tanpa alasan yang kuat ke arah para pengunjuk rasa hingga menewaskan Rashid Tamimi, 31 tahun.
Pada hari Selasa (15/1), pasukan zionis menembak mati seorang remaja Palestina bernama Samir Ahmad Abdul-Rahim, 17 tahun, dalam bentrokan di Budrus, dekat Ramallah. Samir terkena empat tembakan di kepala, dada dan kakinya. Berdasarkan penyelidikan awal atas kejadian ini, Samir disebutkan tewas dalam penembakan yang beruntun.
Kemarin, Jum’at, pasukan zionis tembak seorang remaja Palestina di bagian kepalanya dalam bentrokan di kamp pengungsi Aida Bethlehem. Remaja berusia 15 tahun yang bernama Salih Al-Amarin ini dilaporkan dalam kondisi kritis.
Menurut Maan News, Salih dilarikan ke rumah sakit Arab Society di Beit Jala. Juru bicara militer Zionis belum memberikan komentar terakhir insiden itu. Pada hari yang sama, serdadu Zionis juga menembak seorang pria Palestina di Utara Jalur Gaza. Pria itu terkana tembakan di kakinya.
Haaretz menyebutkan komandan pasukan zionis di setiap lokasi kejadian memerintahkan penembakan gas air mata ke arah para pemuda yang berunjuk rasa dan ketika para serdadunya kehabisan gas air mata mereka diperintahkan menggunakan peluru untuk melawan para pengunjuk rasa yang melempari batu.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
