Aneh Tapi Nyata! Bayi Satu Tahun Ditangkap Zionis ‘Israel’

26 January 2013, 09:29.

Qamar, 1 tahun, yang ikut ditangkap tentara zionis bersama ibunya. foto: IMEMC

JAKARTA, Sabtu (SahabatAlAqsha.com): Pasukan penjajah zionis ‘israel’ menculik sepuluh warga Palestina, termasuk tiga orang wanita dan seorang bayi berusia satu tahun di kota Yatta, Selatan al-Khalil pada akhir pekan lalu (19/1).

Kantor berita PIC (Palestinian Information Center) melaporkan, koordinator Komite Rakyat di Yatta, Ratib Al-Jabour mengatakan, pasukan Zionis menyerang ujuk rasa mingguan yang dilakukan penduduk dari dua wilayah di Timur Yatta untuk memprotes perampasan lahan mereka. Serdadu-serdadu Zionis menyerang para pengunjuk rasa lalu menculik enam pria, tiga wanita dan Qamar—bayi berusia satu tahun, anak dari salah seorang wanita yang ditangkap.

Serdadu Zionis juga dilaporkan menyisir sejumlah wilayah di tiga desa di Jenin Timur pada Sabtu Subuh kemarin. Sejumlah sumber lokal mengatakan, serdadu-serdadu itu mencegat sejumlah kaum Muslimin yang hendak melaksanakan shalat Subuh di desa Yamon. Disebutkan juga, intelijen zionis datang bersama sejumlah serdadu dan menginterogasi warga selama setengah hari penggerebekan di desa-desa Jenin.

Rima Ismail Awad, 31, nama wanita Palestina yang ditangkap bersama bayinya itu, akan diseret ke pengadilan dengan tuduhan menyerang petugas. Maan News, Rima dibebaskan pada Ahad 20/1 pagi dengan jaminan namun ia masih berada di bawah pengawasan serdadu dan polisi zionis.

Insiden di bukit Selatan Hebron ini terjadi setelah ibunda Rima, Reema Oleyyan Awad tiba bersama keluarganya di lahan mereka untuk berkebun. Dalam video yang dipublikasikan di YouTube terlihat bahwa serdadu-serdadu zionis menyerang dan menculik seorang bapak Palestina sementara anak-anaknya berusaha mencegah para serdadu untuk menangkap ayah mereka.

Dalam video itu, serdadu-serdadu zionis juga terlihat mendorong pria itu ke tanah kemudian mengikat kedua tangannya. Anak-anaknya yang ketakutan mencoba menolong ayah mereka sambil menangis dan berteriak, “Ayah saya, ayah saya,”. Namun serdadu-serdadu biadab yang sudah mati rasa ini tetap membawa pergi ayah mereka.

Serdadu Zionis wanita yang tidak kalah kejinya terlihat berteriak ke Rima dan menyuruhnya mendekat. Seorang serdadu kemudian terlihat memaksa Reema untuk pergi dalam keadaan masih menggendong bayinya. Reema yang terlihat panik kemudian teriak, “Menjauh dari saya. Jangan dekat-dekat anak laki-laki saya,”. Serdadu-serdadu ini kemudian membawa Reema dan bayinya dengan jip ke kantor polisi ‘Israel’ di permukiman ilegal Zionis di Kiryat Arba’ di Hebron. Reema dibebaskan pada Ahad 20/1 pagi.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Haaretz: Tentara ‘Israel’ Diperintahkan Tembak Setiap Pengunjuk Rasa
Trauma Psikologis Anak-anak Gaza Meningkat »