Tawanan Ini Dibebaskan Ketika Sakit Parah, Lalu Meninggal

26 January 2013, 10:01.

Arsip foto seorang tawanan Palestina yang sakit di penjara zionis. foto: Occupied Palestine

JAKARTA, Sabtu (SahabatAlAqsha.com): Setelah 50 hari koma di Rumah Sakit Augusta Victoria di Yerusalem, Ashraf Abu Thra’, 27 tahun, meninggal dunia. Bekas tawanan Palestina dikeluarkan dari penjara setelah selama 6 tahun menerima perawatan yang buruk atas penyakitnya. Demikian dilaporkan Palestinian Prisoners Society (PPS) awal pekan ini (21/1).

Ashraf hidup di penjara Ramla di atas kursi roda dan menderita sejumlah penyakit komplikasi. Ia dibebaskan pada 15 Nopember 2012 setelah kondisi kesehatannya terus memburuk. Ia langsung dirawat di rumah sakit Augusta Victoria begitu dibebaskan. Menteri Tawanan Palestina, Issa Qaraqi mengatakan ‘Israel’ bertanggung jawab atas kematian Ashraf karena mengabaikan penyakitnya selama di penjara.

Issa menambahkan, tiga orang tahanan Palestina lainnya juga dilaporkan tewas dalam kurun dua tahun tahun setelah mereka dibebaskan akibat buruknya kondisi tubuh mereka. Puluhan tahanan Palestina meninggal di penjara-penjara Zionis akibat masalah kesehatan.

Saat ini terdapat lebih dari 4.500 orang tawanan Palestina di penjara-penjara Zionis, termasuk 198 orang anak, delapan wanita dan sejumlah anggota legislatif. Sebanyak 79 tahanan tewas di penjara Zionis sejak meledaknya gerakan Intifadah pada akhir September 2000. Mereka tewas akibat penyiksaan dan pengabaian kesehatan. Total terdapat 202 tahanan Palestina tewas di penjara Zionis sejak 1967.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Delapan Remaja Beit Umar Disekap di Penjara dan Dilarang Sekolah
Pemukim Yahudi Banjiri Kebun-kebun Palestina dengan Air Sampah »