Delapan Remaja Beit Umar Disekap di Penjara dan Dilarang Sekolah

26 January 2013, 09:51.

Delapan remaja ini akan disekap selama setahun di penjara dan dilarang sekolah. foto: Maan News

JAKARTA, Sabtu (SahabatAlAqsha.com): Delapan orang remaja dari kota Beit Ummar, Selatan Tepi Barat menghabiskan satu tahun di penjara Zionis dan tidak mendapatkan hak memperoleh pendidikan. Pada 7 Maret 2012, pasukan Zionis menggerebek rumah kedelapan remaja itu kemudian menangkap mereka.

Maan News melaporkan, Saed Suleibi, Muhab Aadi dan Sami Abu Judah masih berusia 15 tahun sementara tahanan lainnya, Bilal Awad, Ayish Awad, Basil Abu Hashim dan Ahmad Suleibi berumur 16 tahun. Mereka disekap di penjara Ofer. Tahanan termuda, yakni Zein Abu Marya, 14, baru-baru ini dibebaskan dan menjadi tahanan rumah setelah keluarganya membayar ‘denda’ 5.000 shekel (sekitar US$1.340). Anak- anak ini dituduh melempar batu ke kendaraan milik pemukim ilegal Yahudi di jalan utama Beit Ummar hingga menyebabkan kerusakan.

Pengadilan militer zionis sempat melarang ketujuh remaja lainnya berada di Beit Ummar. Keputusan ini memicu protes dari kalangan media dan pada 16 Januari lalu, pengadilan meminta masing-masing remaja itu membayar ‘denda’ 3.000 shekel (sekitar US$800) sebelum dilakukan sidang.

Pihak pengacara berharap anak-anak itu hanya dihukum 14-18 bulan jika keluarga mereka membayar denda. Sekretaris Jenderal Komite Rakyat Beit Ummar, Yousif Abu Maria mengatakan, hukuman dan ‘denda’ kepada mereka akan bertambah jika pihak keluarga tidak membayar denda sebelum sidang.

Saat ini, para keluarga sedang berusaha mengumpulkan uang. Mereka meminta bantuan kepada Kementerian Tahanan Otoritas Palestina namun pihak kementerian mengaku tidak bisa membantu. Alasannya karena pemerintah Ramallah sedang menghadapi krisis keuangan. “Anak saya memohon agar saya membayar denda sehingga ia bisa dibebaskan. Saed dan tahanan lainnya berhak berada di sekolah bukan di dalam penjara,” ujar ayah Saed Suleibi kepada Maan News.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Trauma Psikologis Anak-anak Gaza Meningkat
Tawanan Ini Dibebaskan Ketika Sakit Parah, Lalu Meninggal »