Mekorot, Perusahaan Air Zionis Keringkan Sumur dan Mata Air Palestina

7 February 2013, 06:41.

Anak-anak Palestina di Tepi Barat mengantri air minum. Sementara para pemukim ilegal Yahudi mendapatkan air berlimpah. foto: Electronic Intifada

JAKARTA, Kamis (SahabatAlAqsha.com): Perusahaan air zionis ‘israel’, Mekorot terbukti mengganggu akses air warga Palestina. Hal ini diungkapkan oleh Dewan Hak Azasi Manusia PBB dalam laporan terbarunya. Electronic Intifada dalam laporannya mengutip Dewan HAM PBB menemukan, pengeboran air oleh Mekorot dan perusahaan agri-industri zionis Mehadrin di Lembah Yordan menyebabkan sumur-sumur dan mata air yang biasa dipakai warga Palestina menjadi kering.

Disebutkan, sekitar 80% dari pengeboran air di wilayah itu ditujukan untuk menyuplai kebutuhan warga zionis dan permukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat. Sejak tahun 1982, Mekorot mengambil alih kekuasaan atas sumber daya air di Tepi Barat dari militer zionis.

Laporan Dewan HAM PBB menunjukkan aksi diskriminasi yang sangat jelas terhadap warga Palestina oleh zionis di wilayah Palestina yang dijajah atau Palestina 1948. Sementara rakyat Palestina di Tepi Barat menghadapi krisis air yang parah, orang-orang Yahudi di permukiman ilegalnya menikmati pasokan air yang stabil, bahkan berlebihan.

kartun: Carlos Latuff

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setiap individu harus dapat mengakses sekitar 100 liter air per hari. Orang-orang zionis di Tepi Barat dilaporkan mengkonsumsi 400 liter air per hari sementara warga Palestina hanya 73 liter air. Kondisi yang lebih parah dialami oleh warga Badui Palestina dimana mereka hanya bisa mengonsumsi 10 liter air per hari.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Zionis Luncurkan Film tentang Kehancuran Masjidil Aqsha
Biro Pertahanan Tanah: “Penjajah Zionis Intensif Hancurkan Rumah-rumah Keluarga Palestina” »