Biro Pertahanan Tanah: “Penjajah Zionis Intensif Hancurkan Rumah-rumah Keluarga Palestina”
7 February 2013, 07:12.

Sebuah keluarga Palestina di depan puing-puing rumah yang susah payah dibangun dan dihancurkan oleh penjajah zionis israel. foto: Electronic Intifada
JAKARTA, Kamis (SahabatalAqsha.com): Biro Nasional untuk Pertahanan Tanah mengungkapkan dalam laporannya minggu lalu, bahwa penjajah zionis ‘israel’ semakin intensif mengupayakan pembersihan etnis di kota Al-Quds atau Yerusalem dan Lembah Yordan. Laporan itu merinci berbagai cara penjajah menghancurkan properti-properti milik warga Palestina, lalu mengambil alih sepenuhnya lahan-lahan mereka di wilayah itu.
PIC mengutip laporan itu, memberitakan otoritas penjajah zionis telah mengumumkan niatnya menghancurkan sejumlah rumah di distrik al-Fahidat di Timur Kota Anata, kawasan timur laut Al-Quds dengan alasan lokasinya “berdekatan dengan kamp pelatihan militer”. Penjajah Zionis juga mengumumkan rencana penghancuran rumah-rumah yang dihuni lebih dari 150 orang di dekat desa Jaba, Al-Quds Timur.
Di komplek Masjidil Aqsha, Komite Perencanaan dan Pembangunan zionis telah menyetujui skema permukiman di Buraq Square dalam rangka melanjutkan penggalian arkeologi untuk mencuri dan memalsukan sejarah.
Pemerintah penjajah zionis mengumumkan kepada warga di kota kecil bernama Zubaydat, di sebelah utara Lembah Yordan untuk meninggalkan rumah mereka sebelum 10 Pebruari nanti.
Di Al-Khalil, penjajah zionis melarang puluhan petani dan para aktivis internasional untuk mendekati lahan-lahan pertanian di kawasan timur kota Yatta dan menyatakan daerah itu sebagai zona militer tertutup. Pernyataan ini hanya akal-akalan zionis untuk menyita lahan itu.
Para pemukim ilegal Yahudi terus menyerang daerah Khallet al-Fahm di desa Khader, Bethlehem. Di sana mereka menebangi lebih dari 800 pohon zaitun sebagai persiapan pembangunan sebuah pos baru untuk permukiman Gush Etzion dan Efrat. Para pemukim ilegal Yahudi yang terkenal akan kebrutalannya menyerang sejumlah warga yang tengah berkendara di jalan utama yang menghubungkan Jenin dan Nablus.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)

foto: IMEMC

foto: NUSHI
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
