Gara-gara Dukung Penjajahan atas Palestina, Veolia Rugi Jutaan Dolar

24 February 2013, 12:12.

JAKARTA, Sabtu (SahabatAlAqsha.com): Selama bertahun-tahun, perusahaan multinasional Prancis, Veolia berusaha menekan dampak kampanye Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS) sehubungan dengan keterlibatan perusahaan ini dalam penjajahan ‘Israel’ di Palestina. Belum lama ini, seorang penasihat keuangan asal Norwegia, Hege Sjo mengungkapkan besarnya dampak kampanye tersebut terhadap Veolia.

Seperti dilaporkan Electronic Intifada, para aktivis di berbagai belahan dunia telah menekan pemerintah daerah, lembaga-lembaga publik, para investor dan dana-dana pensiun agar tidak berbisnis dengan Veolia karena keterlibatannya dengan ‘Israel’ yang banyak melanggar hukum internasional.

Dalam presentasinya baru-baru ini, Sjo mengatakan, Veolia adalah contoh perusahaan yang mengalami kerusakan reputasi atas perannya dalam proyek infrastruktur di wilayah penjajahan. Sjo menyebutkan pada Januari 2009, Veolia kehilangan kontrak senilai US$4,6 juta akibat kuatnya dampak kampanye BDS.

Salah satu poster boikot Veolia. foto: BDS

Sjo adalah seorang konsultan senior di perusahaan dana pensiun terbesar di Inggris, yaitu Hermes Investment Management. Ia juga menjabat sebagai direktur di sejumlah perusahaan publik Norwegia. Pernyataan Sjo terkait kerugian Veolia tersebut merupakan bentuk peringatan kepada para perusahaan yang mengambil keuntungan dari penjajahan zionis di Palestina atas ancaman kerusakan reputasi dan kerugian besar yang bisa mereka derita.

Peran Veolia dalam pelanggaran hak-hak asasi rakyat Palestina juga disebutkan dalam laporan PBB terkait permukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur baru-baru ini. Dalam laporan PBB tersebut, Veolia terbukti memfasilitasi serta mengambil keuntungan dari pembangunan dan perkembangan permukiman ilegal Yahudi.

Veolia menyediakan transportasi dan jasa lainnya untuk pemeliharaan permukiman ilegal Yahudi. Dalam laporannya kepada Majelis Umum PBB Richard Falk menyebutkan peran Veolia dalam proyek infrastruktur yang didesain untuk menghubungkan Yerusalam Barat dengan sejumlah permukiman ilegal Yahudi.

Falk meminta masyarakat sipil untuk terus mengkampanyekan BDS kepada para perusahaan seperti Veolia sampai semua kebijakan dan praktik-praktik bisnis mereka sejalan dengan hukum serta standar internasional.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« (Foto) Mengantarkan Cinta Kita ke Kamp Al-Karamah (Catatan dari Suriah-3)
Anak Bengal Florida Jadi Serdadu Zionis »