Anak Bengal Florida Jadi Serdadu Zionis

24 February 2013, 12:53.

 

Osher Maman meghisap ganja sambil berseragam tentara dan menyebarluaskan gambarnya di Instagram. foto: EI

JAKARTA, Sabtu (SahabatAlAqsha.com): Minggu lalu, foto seorang anak Palestina yang tengah dibidik senjata jarak jauh dan dipublikasikan lewat Instagram oleh serdadu Zionis bernama Mor Ostrovski menghebohkan dunia maya. Dalam keterangan biodata di Facebook-nya, ia menyebutkan: “Dari ‘Israel’ ke Miami ke IDF: eazybaby310 seorang pembunuh aktif”. Ia juga mengindentifikasi dirinya sebagai seorang anggota Barak, Brigade elit Golani.

Electronic Intifada melaporkan Osher Maman adalah serdadu ‘Israel’ berusaha 20 tahun yang kini terdaftar di Brigade ‘elit’ Golani. Di akun Instagram pemuda yang nama panggilannya Maman ini memiliki 549 foto yang menunjukkan gambar-gambar dirinya yang tengah menyalahgunakan senjata dan melanggar peraturan militer.

Foto-foto Maman juga menunjukkan sikap rasisnya terhadap rakyat Palestina dan Arab. Maman yang besar di Naples, Florida setelah keluarganya meninggalkan ‘Israel’ sepuluh tahun lalu, sempat menjadi pemberitaan pada 2006. Saat itu umurnya baru 14 tahun. Orangtuanya membelikannya sebuah senjata yang kemudian dibawanya ke sekolah. Senjata itu dipakai Maman untuk menakut-nakuti dua anak gadis di sekolahnya. Ketika beranjak dewasa, Maman juga memiliki sejarah kriminal di mana pada Pebruari 2011 dan Mei 2001 ia ditangkap karena masuk tanpa izin ke halaman sekolah.

Akun Facebook Maman yang juga memuat banyak foto serupa seperti pada akun Instagram-nya, diketahui bahwa ia adalah mantan siswa dari SMA Barron Collier di Naples, Florida. Ia menggunakan nama julukan ‘Eazybaby’ yang hampir sama dengan nama akun Instagram-nya, yaitu eazybaby310.
Pada 13 Agustus 2010, Maman menulis ini di akun Facebook-nya:

“Saya bergabung dengan militer ‘Israel’ hari Senin ini. Saya hanya ingin bilang.. Persetan dengan para polisi, SMA Barron Collier dan para stafnya, persetan para hakim, para wanita yang mencurangi saya, persetan dengan virus yang ada di komputer saya dan siapa pun yang menciptakannya…”

Setahun kemudian, Maman merayakan satu tahun keikutsertaannya di militer dalam sebuah status Facebook. “Sudah satu tahun saya bergabung dengan militer. Saya tidak akan menyampaikan sebuah cerita luar biasa yang akan menghancurkan hati kalian. Saya baru saja menghajar para teroris.”

Maman direkrut langsung dari Amerika Serikat lewat Garin Tzabar, sebuah program yang merekrut orang-orang Yahudi dan warga ‘Israel’ dari seluruh dunia untuk menjadi tentara. Berdasarkan sebuah foto yang diposting Maman, pada 5 April 2012, ia sudah bergabung dengan tentara zionis selama 138 hari dan akan berakhir pada 19 November 2014.

Ketika Maman ditangkap dan dijatuhi hukuman karena menyalahgunakan senjatanya, ayahnya, yaitu Zion Maman mengatakan kepada media bahwa “‘Israel’ memiliki pandangan yang lebih santai tentang senjata mainan.”

Selain berpose dengan senjata-senjata, Maman juga mem-posting foto dirinya yang tengah melanggar aturan militer. Sebuah foto dalam akun Instagram-nya memperlihatkan Maman saat bertugas, lengkap dengan seragamnya tengah mengisap mariyuana. Ada sebuah pasal dalam aturan militer zionis yang menyebutkan bahwa penggunaan obat-obatan, termasuk ganja merupakan pelanggaran pidana dan merugikan militer.

Maman juga mengekspresikan dengan terbuka kebenciannya terhadap warga Palestina dan keinginannya melihat mereka semua ditindas dan dibunuh. Osher Maman bersama dengan Mor Ostrovski (serdadu Zionis yang mempublikasikan foto seorang anak Palestina tengah dibidik snipper) adalah simbol lain dari tentara pendudukan yang sewenang-wenang yang dihadapi rakyat Palestina selama beberapa dekade ini.

Mereka adalah para serdadu yang bertanggung jawab namun tidak pernah dihukum atas pembunuhan anak-anak Palestina, seperti Samir Awad, Salih al-Amarin dan Muhammad al-Salaymeh. Juga korban lainnya, seperti Mustafa Tamimi dan Rushdi Tamimi serta mahasiswi bernama Lubna Hanash.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Gara-gara Dukung Penjajahan atas Palestina, Veolia Rugi Jutaan Dolar
(Foto) Semilir Suara Jiwa di Aleppo yang Setengah Mati (Catatan dari Suriah-4) »