Yahudi Indian Amerika Diminta Menetap di Palestina

28 February 2013, 14:38.

Seorang Indian Amerika. Di tanah kelahirannya dibunuhi dan digusur oleh bangsa kulit putih. Yang berdarah Yahudi diajak tinggal di Palestina, menggusur warga Arab. foto: Failed Messiah

JAKARTA, Kamis (SahabatAlAqsha.com): Jewish Agency yang agresif menarik orang-orang Yahudi dari seluruh dunia untuk tinggal di wilayah Palestina yang dijajah tengah memfasilitasi kedatangan sekelompok orang Indian Amerika. Orang-orang yang kini tinggal di kota Iquitos, tepi sungai Amazon ini diklaim sebagai keturunan Yahudi.

Kantor berita PIC (Palestinian Information Center) mengutip sebuah media berbahasa Ibrani, melaporkan sekitar seratus orang Indian Amerika ini diharapkan segera tiba di wilayah-wilayah jajahan di Palestina setelah melengkapi semua prosedur. Orang-orang Indian Amerika ini diklaim sebagai bagian dari komunitas Yahudi dan berasal dari akhir abad ke-19 ketika sekelompok Yahudi bermigrasi dari Maghreb ke Iquitos. Iquitos sendiri berada di hutan cekungan Amazon. Orang-orang ini memperdagangkan karet sebagai mata pencahariannya.

Sumber Ibrani juga mengklaim beberapa dekade lalu, para anggota komunitas ini telah menghubungi sejumlah organisasi keagamaan Yahudi yang konon berupaya keras agar mereka bisa kembali ke wilayah Palestina.

Kelompok pertama dari golongan mereka tiba tahun 1990-an yang kemudian diikuti oleh grup lainnya. Sekitar 12 tahun yang lalu, kurang lebih 250 orang Indian Amerika juga bermigrasi. Dan kini, sekitar seratus orang lainnya diminta untuk datang ke wilayah penjajahan.

Seorang pejabat di Jewish Agency mengatakan para anggota kelompok tersebut memiliki dokumen-dokumen yang menyatakan mereka keturunan Yahudi. Ageny telah menyetujui kedatangan mereka namun Kementerian Dalam Negeri masih meminta beberapa informasi tambahan.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Kepepet Pangkal Kreatif: Tentara Pembebasan Suriah
Guru yang Tangannya Lumpuh pun Disiksa Di Penjara Zionis »