Terbukti Dukung Kejahatan Zionis, Aktivis Mesir Boikot Perusahaan Telekomunikasi Mobilini

1 June 2015, 13:16.
Foto: Electronic Intifada

Foto: Electronic Intifada

MESIR, Senin (Electronic Intifada): Aktivis BDS Mesir mengampanyekan aksi boikot terhadap perusahaan telepon seluler (ponsel) Mobilini. Kampanye dilakukan menyusul adanya bukti keterlibatan perusahaan induk Mobilini, Orange dalam kejahatan penjajah Zionis di Palestina.

Dalam konferensi pers beberapa waktu lalu, juru bicara aksi Boikot, Divestasi, Sanksi (BDS) Mesir mendesak para pelanggan Mobilini untuk segera mengganti operator mereka. Peraturan di Mesir memungkinkan konsumen mengganti operator seluler mereka tanpa perlu mengganti nomor telepon.

Aksi boikot akan terus dilakukan sampai Orange menarik diri dari ‘Israel’ dan berhenti mendukung aksi penjajahan Zionis di tanah Palestina. Orange tercatat sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka. Baik secara langsung maupun melalui anak-anak perusahaannya, Orange memiliki sekitar 250 juta pelanggan dari puluhan negara.

Orange beroperasi melalui berbagai kesepakatan bisnis. Di Inggris, misalnya, Orange beroperasi lewat EE lalu di Belgia perusahaan ini lebih dikenal dengan nama Mobistar, di Moroko sebagai Médi Télécom dan di Irak sebagai Korek Telecom.

Mobilini sendiri memiliki pelanggan yang tak sedikit di Mesir. Tercatat ada 33 juta pelanggan operator Mobilini di Mesir. Orange memiliki sekitar 99% saham Mobilini. Bulan April lalu, Electronic Intifada berhasil mengungkap keterlibatan Orange dalam serangan mematikan penjajah Zionis di Gaza musim panas lalu yang menewaskan lebih dari 2.200 warga Palestina. Orange terbukti mendukung secara langsung militer Zionis, khususnya angkatan bersenjata Ezuz.

Aksi boikot terhadap Mobilini ini merupakan kampanye BDS pertama di Mesir. BDS di Mesir ini baru terbentuk untuk mendukung rakyat Palestina. Menurut BDS Mesir, sejauh ini sebanyak sepuluh partai politik dan beberapa serikat dagang sudah memboikot Mobilini.

Dukung Kejahatan

Orange beroperasi di ‘Israel’ melalui kesepakatan waralaba dengan perusahaan ‘Israel’ yang bernama “Partner Communications Ltd.” Laporan yang dirilis oleh sebuah organisasi buruh dan HAM pro-Palestina pada bulan Mei menyebutkan bahwa lewat “Partner”, Orange mengoperasikan ratusan menara telekomunikasi dan beberapa infrustruktur lainnya pada sebagian besar lahan milik rakyat Palestina yang direnggut oleh penjajah Zionis.

Terdapat juga puluhan toko Orange di permukiman ilegal Zionis di Tepi Barat yang merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional. BDS Mesir telah menyurati manajemen Mobilini dan Orange untuk mendengarkan tuntutan mereka. Jika perusahaan-perusahaan ini mengabaikan aksi boikot, BDS akan melanjutkan aksi protes dengan mendesak rakyat Mesir untuk melarang Mobilini membangun menara telekomunikasi atau memasang iklan di atas properti mereka.

“Tujuan kami bukan untuk menghancurkan Mobilini atau perusahaan serupa lainnya. Melainkan agar mereka berhenti mengambil untung dari aksi pembunuhan dan penjajahan yang dilakukan Zionis,” ujar salah satu penggagas The Road of the Revolution, Ramy Shaat dalam jumpa pers.

Ia juga mengingatkan kerugian besar yang akan dirasakan Mobilini jika rakyat Mesir sudah menyadari keterlibatan mereka dalam kejahatan Zionis. “Salah satu cara yang kami pakai adalah meningkatkan kesadaran rakyat Mesir yang saat ini sudah gerah dengan kejahatan Zionis dan penjajahan yang berkepanjangan,” lanjut Shaat.

Shaat mengatakan, pihaknya akan menggunakan segala jenis media untuk mengedukasi publik terkait aksi boikot ini. Shaat meyakini bahwa rakyat Mesir tak akan lagi sudi membayar sepeser pun untuk Mobilini kalau sudah mengetahui keterlibatan mereka dalam kejahatan Zionis. “Kami akan menunjukkan bahwa rakyat Mesir dapat menimbulkan kerugian besar kepada perusahaan ini,” timpalnya.

BDS Mesir bekerja sama dengan BDS Perancis untuk menyadarkan dunia atas keterlibatan Orange dalam penjajahan Palestina. Mereka membuat sebuah petisi online dalam bahasa Inggris, Perancis dan Arab agar Orange semakin terdesak untuk mengakhiri kerja samanya dengan “Partner”.

Kita juga bisa ikut terlibat dengan terus memantau info terbaru yang ditulis BDS Mesir di akun Facebook dan akun Twitter @BDSEgypt. (Electronic Intifada | Sahabat Al-Aqsha/Tia)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Peringatan 5 Tahun Tragedi Mavi Marmara: Hari Ini, Pawai Bebaskan Baitul Maqdis
Turki Biayai Pernikahan 2.000 Pasangan Gaza »