Badan Amal Qatar Buka 50.000 Lowongan Kerja untuk Warga Palestina
9 July 2021, 10:10.

Foto: SAID KHATIB/AFP via Getty Images
PALESTINA (Middle East Monitor) – Badan Amal Qatar, Qatar Charity (QC), menyediakan lebih dari 50 ribu lowongan kerja untuk lulusan Palestina, berupa pekerjaan yang bisa dilakukan secara jarak jauh melalui inisiatif ‘Taqat’.
Digambarkan sebagai inisiatif kemanusiaan yang unik, Taqat bertujuan untuk meringankan beban warga yang tidak bekerja dan memperbaiki situasi ekonomi keluarga Palestina.
Program ini juga diharapkan bisa memperkuat peran pemuda kreatif yang membutuhkan pekerjaan, ulas Qatar News Agency.
Inisiatif ini adalah bagian dari operasi ‘Bantuan Palestina’ yang baru-baru ini diluncurkan oleh QC untuk mendukung keluarga Palestina di Gaza dan Tepi Barat.
Data Biro Pusat Statistik Palestina, sekira 40.000 warga Palestina lulus dari lembaga pendidikan tinggi setiap tahun, namun sebagian besar belum bekerja karena terbatasnya kesempatan kerja.
Awal tahun ini, Bank Dunia mengonfirmasikan lebih dari 66.000 warga Palestina kehilangan pekerjaan pada tahun 2020, di tengah wabah Covid-19.
Imbasnya, tingkat warga yang tidak bekerja meningkat 27,8 persen.
Jumlah total karyawan di pasar tenaga kerja turun dari 951.000 pada 2019 menjadi 884.000 pada 2020.
Di Gaza, tingkat warga yang tidak bekerja kini mencapai 50 persen, dan 60 persen penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan.
Serangan zionis di Gaza bulan Mei lalu telah menghancurkan banyak infrastruktur, termasuk fasilitas kesehatan dan pendidikan, jalan, bangunan tempat tinggal, serta pembangkit listrik dan pasokan air.
Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengumumkan bahwa agresi zionis tersebut membuat lebih dari 75.000 warga Palestina mengungsi dari rumah mereka.
Sebanyak 28.700 di antaranya berlindung di sekolah-sekolah UNRWA, baik karena pembongkaran rumah mereka maupun menyelamatkan diri dari pengeboman. (Middle East Monitor)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
