Penjajah Ledakkan Rumah Tawanan Palestina di Ramallah, Hamas: “Bentuk Terorisme Geng Kriminal”
8 July 2021, 20:13.

Foto: Palinfo
PALESTINA (Palinfo) – Serdadu zionis ‘Israel’ meledakkan rumah tawanan Palestina di Tepi Barat, Muntaser ash-Shalabi, Kamis (8/7/2021).
Muntaser ditawan karena dituduh melakukan serangan penembakan dari mobil, bulan Mei lalu, di sebuah pos pemeriksaan di selatan Nablus.
Dalam peristiwa itu, seorang pemukim ilegal Yahudi tewas dan dua lainnya terluka.
Serdadu zionis menyerbu Desa Turmus Ayya, di barat laut Ramallah, Rabu (7/7/2021) malam.
Mereka mulai menanam bahan peledak di dalam rumah dua lantai Shalabi, sebelum meledakkannya pada Kamis pagi.
Pekan lalu, keluarga Shalabi memindahkan perabotan dan barang-barang pribadi mereka dari rumah setelah “pengadilan” penjajah merestui “hukuman” berupa penghancuran bangunan.
Saat rumah Shalabi dihancurkan, pemuda setempat yang geram bentrok dengan serdadu dan melemparkan batu ke arah mereka.
Penjajah ‘Israel’ secara sistematis melakukan penghancuran rumah semacam itu di Tepi Barat dan Baitul Maqdis.
Terutama sebagai “tindakan hukuman massal” terhadap keluarga Palestina, ketika penjajah menuduh salah satu kerabat mereka melakukan serangan terhadap pemukim ilegal Yahudi.
Tindakan itu sering kali diambil sebelum ada keputusan “pengadilan”.
Gerakan Hamas mengutuk penghancuran rumah tawanan Muntaser ash-Shalabi.
Hamas menyebutnya sebagai tindakan biadab dan aksi terorisme yang dilakukan oleh geng-geng kriminal.
Juru bicara Hamas, Hazem Qasem, mengatakan bahwa tindakan penghancuran semacam itu secara terbuka mencerminkan kebodohan penjajah ‘Israel’ dan kegagalannya untuk menghentikan perjuangan rakyat Palestina. (Palinfo)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
