Setelah Ditembak Kepalanya, Ibrahim Diseret, Dipenjara
7 March 2013, 11:25.

Ibrahim Saadi diseret dalam keadaan kepalanya berdarah ditembak serdadu zionis Jum’at lalu. Sampai kini belum ada kejelasan kondisinya di penjara. foto: Occupied Palestine
JAKARTA, Kamis (SahabatAlAqsha.com): Warga Palestina berusia 22 tahun, Ibrahim Saadi disekap di penjara Ofer di Ramallah dalam keadaan terluka akibat tembakan jarak dekat di kepalanya oleh serdadu zionis ‘israel’. Ia diserang dan ditangkap saat unjuk rasa damai di Al-Khalil dan Hebron hari Jum’at lalu (1/3). Saudaranya mengungkapkan, Saadi mendapatkan beberapa jahitan di kepalanya sebelum dibawa ke penjara Ofer.
Seperti dilaporkan Occupied Palestine, unjuk rasa damai yang dilakukan untuk mengenang pembantaian di Masjid Ibrahim, Al-Khalil pada 1994 tersebut dijawab pasukan zionis dengan tembakan gas air mata dan granat kejut. Sejak peristiwa pembantaian itu banyak wilayah dari Al-Khalil yang ditutup bagi warga Palestina, termasuk jalan Syuhada yang pernah menjadi area perdagangan yang ramai.
Unjuk rasa hari Jum’at itu diselenggarakan oleh Liga Pertahanan Hebron diikuti oleh warga Palestin dan relawan berbagai negara yang menduduki jalan di dekat gerbang di jalan Syuhada.
Serdadu-serdadu zionis menembakkan gas air mata ke arah para pengunjuk rasa ini. Ketika sejumlah demonstran yang tersisa berkumpul kembali, sebaris serdadu menghalangi mereka untuk bergerak kemana pun.
Beberapa serdadu mencoba merampas pengeras suara dari salah seorang relawan namun dihalangi oleh relawan internasional lainnya.
Tak lama setelah unjuk rasa itu selesai, Ibrahim Saadi diseret dalam keadaan tidak sadar oleh serdadu-serdadu Zionis. Wajah Ibrahim saat itu berlumuran darah akibat luka di kepalanya. Menurut sejumlah saksi mata, termasuk saudaranya, Ibrahim ditembak dalam jarak dekat. Adik perempuannya yang baru berusia delapan tahun melihat semua kejadian penembakan itu dan langsung syok.
Setelah berita penangkapan Ibrahim tersebar, bentrokan terjadi di sepanjang wilayah Bab Al Zawiya di Al-Khalil. Puluhan pengunjuk rasa terluka, termasuk seorang warga asing akibat serangan zionis yang ingin membubarkan aksi solidaritas terhadap Ibrahim tersebut.
Bentrokan itu berlangsung hingga lewat sore hari. Keesokan paginya, seorang pemuda lain Abdel Basset, 19 diculik serdadu zionis di Tel Rumeida.
Belum ada penjelasan rinci mengenai kondisi Ibrahim sampai hari berita ini diterbitkan.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
