Laporan 22 Halaman, Tentang Penyiksaan Anak di Penjara Zionis ‘Israel’

8 March 2013, 11:22.

Arsip foto serdadu zionis di depan anak-anak Palestina. foto: IMEMC

JAKARTA, Jumat (SahabatAlAqsha.com): Badan PBB untuk Dana Darurat Anak (UNICEF) melaporkan bahwa zionis ‘israel’ menganiaya serta melecehkan anak-anak Palestina di dalam penjara dan pusat interogasi. Dalam laporan  setebal 22 halaman itu, UNICEF mengatakan bahwa setiap tahunnya anak-anak Palestina berusia 12-17 tahun yang sebagian besar laki-laki di Tepi Barat, diculik kemudian diinterogasi dan disekap oleh militer ‘Israel’, polisi dan dinas keamanan.

“Apa yang dilakukan oleh ‘Israel’ terhadap para tahanan anak adalah perilaku yang kejam, tidak manusiawi dan merendahkan martabat,” tulis laporan itu, seperti dikutip dari situs IMEMC (International Middle East Media Center). Dan semua kejahatan ini melanggar Konvensi Hak Anak-Anak dan Konvensi Menentang Penyiksaan.

UNICEF menyebutkan, perlakuan buruk terhadap anak-anak Palestina di penjara zionis dimulai saat mereka ditangkap. Penculikan ini seringnya terjadi pada tengah malam dimana pasukan dalam jumlah besar memasuki rumah yang disasar secara kasar. Kekerasan mereka kemudian berlanjut saat proses interogasi, sidang dan penjatuhan hukuman.

Saat dibawa ke pusat interogasi, anak-anak ini, sebut UNICEF, ditutup matanya kemudian diikat dengan tali plastik lalu dilecehkan secara lisan maupun badan. Kebanyakan dari anak-anak yang diculik ini dipaksa menandatangani ‘pengakuan’ tanpa mengizinkan mereka untuk bertemu dengan pihak pengacara, perwakilan hukum atau pun anggota keluarga saat proses interogasi.

UNICEF menyebutkan, zionis mengikat anak-anak selama proses pengadilan, menolak penjaminan mereka dan membawa mereka ke tahanan anak untuk menerima hukuman tanpa membolehkan pihak keluarga mengunjungi mereka. Laporan UNICEF ini berdasarkan temuan dari sebuah penelitian yang melibatkan 400 lebih kasus penahanan anak-anak sejak 2009.

Laporan tersebut juga didasarkan pada dokumen-dokumen legal, laporan pemerintah dan kelompok-kelompok HAM serta wawancara dengan anak-anak Palestina, warga Palestina yang terjajah, para pengacara Palestina juga sejumlah pejabat.

Anak-anak Palestina yang disekap zionis adalah sasaran kekerasan dan pelecehan oleh serdadu-serdadu zionis dan interogator. Mereka juga ditempatkan di penjara yang sama dengan tawanan dewasa. Saat ini ada puluhan anak Palestina yang masih disekap di penjara zionis. Mereka tidak mendapatkan hak-hak dasar, seperti perwakilan hukum, pendidikan, pelayanan kesehatan yang layak dan hak lainnya yang dijamin oleh hukum internasional.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Mereka Berusaha Alihkan Perhatian Kita dari Nasib Para Tawanan
Panik Hadapi Para Tawanan, Zionis Tangkap Relawan HAM »