Ada Rencana Bunuh Tokoh Hamas di Mesir, Haniyah Tegaskan Kesetiaan

17 March 2013, 14:25.

JAKARTA, Ahad (SahabaAlAqsha.com): Seorang pejabat keamanan Mesir yang identitasnya tidak disiarkan mengungkapkan adanya skema pembunuhan para pemimpin Hamas di Mesir yang bertujuan meningkatkan ketegangan antara Mesir dengan Hamas. Informan ini mengatakan kepada Quds Press kemarin (16/3) kemarin, bahwa selama beberapa pekan terakhir ini, sejumlah badan keamanan Mesir telah memanggil sejumlah mantan anggota agen keamanan Otorita Palestina yang sedang berada di Kairo.

Kantor berita PIC (Palestinian Information Center) melaporkan, badan-badan keamanan tersebut diduga mengawasi sejumlah pemimpin Hamas. Mereka juga menuturkan bahwa Kairo tidak akan menerima segala upaya untuk menyulut ketegangan lebih lanjut di Mesir.

Sekitar 4.000 bekas anggota milisi Otorita Palestina yang diusir dari Jalur Gaza sejak tahun 2006, saat ini bermukim di Mesir.

Perdana Menteri Palestina di Jalur Gaza, Ismail Haniyah mengatakan bahwa Gaza akan terus menjadi perisai keamanan dan stabilitas Mesir. Dalam pembicaraan lewat telepon dengan pemimpin partai Wafd Mesir, Al-Sayyed Al-Badawi, Haniyah menuturkan bahwa rakyat Palestina menghargai pengorbanan militer Mesir untuk membela Palestina.

Dalam pembicaraan itu, Badawi juga meminta maaf kepada Haniyah atas kampanye perlawanan terhadap Hamas di media Mesir yang berusaha melibatkan Hamas dalam masalah internal Mesir. Ia mengatakan, di dalam hati setiap rakyat Mesir, Hamas adalah simbol keteguhan dan perlawanan. Badawi berharap kampanye tersebut tidak akan mempengaruhi hubungan solid antara Mesir dan rakyat Palestina, khususnya dengan Hamas.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Sepuluh Tahun Kematian Rachel Corrie: Obama Diam, Supir Buldozer Tak Ingat
Kegiatan Rutin Tentara Penjajah, Melarang Petani Palestina Bekerja di Tanah Sendiri »