Israel Akan Deportasikan 21 Aktivis Perdamaian Internasional Yang Ditangkap Di Perairan Gaza

2 July 2009, 09:58.

Protes Menentang Blokade Gaza Oleh Gerakan Bebaskan Gaza (IMEMC)

Protes Menentang Blokade Gaza Oleh Gerakan Bebaskan Gaza (IMEMC)

Pemerintah” Israel memutuskan akan mendeportasikan 21 orang aktivis perdamaian internasional yang ditangkap oleh angkatan laut Israel ketika berlayar ke Gaza dengan membawa bantuan kemanusiaan dan pasokan medis bagi Jalur Gaza yang diblokade.

Para aktivis itu akan dideportasi beberapa hari ke mendatang. Polisi imigrasi Israel akan memindahkan para aktivis itu ke bandar udara Ben Gurion untuk selanjutnya dideportasi keluar dari “negara” itu.

Surat Kabar On line Israel, Israeli Ynet, melaporkan bahwa dua orang dari aktivis itu berkewarganegaraan Israel dan AS, tiga dari Britania, lima dari Bahrain, lima dari Irlandia, seorang Denmark, seorang Yordania dan seorang Yaman.

Para aktivis itu akan dibawa ke, apa yang disebut dengan administrasi imigrasi, di Holon, untuk diambil sidik jarinya sebelum mereka dibawa ke bandar udara Ben Gurion.

The Ynet menambahkan bahwa para aktivis itu akan menghadapi sesi dengar (hearing) di depan kementerian dalam negeri Israel, sebelum mereka dideportasi.

Para aktivis itu tidak memasuki wilayah perairan Israel sama sekali, sehingga serangan dan penangkapan terhadap mereka oleh Israel itu adalah ilegal karena mereka tengah berlayar ke Gaza membawa bantuan kemanusiaan. Kendatipun sebenarnya mereka tidak perlu meminta izin kepada Israel untuk berlayar ke Gaza, mereka jauh-jauh hari telah membuat pengumuman resmi yang ditujukan kepada Israel dan seluruh dunia, yang memberitahukan tentang waktu berlayar kapal, muatannya dan penumpang-penumpangnya.

Salah seorang aktivis, Greta Berlin, dari Gerakan “Bebaskan Gaza,” menandaskan bahwa Israel tidak berhak menangkap para aktivis, lebih-lebih karena tak satupun dari mereka berniat pergi ke Israel. Mereka semua ingin ke Gaza.

Berlin menegaskan bahwa para aktivis perdamaian akan mengirim lebih banyak lagi pelayaran ke Gaza dan tidak akan tinggal diam sementara Israel membuat 1,5 juta warga Palestina kelaparan dan menghilangkan hak-hak dasar mereka, termasuk hak untuk memperoleh pengobatan. IMEMC/ez

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Gerakan Internasional Palestina Kecam Aksi Pembajakan Israel Terhadap Kapal Semangat Kemanusiaan
Tentara Israel Halangi Petugas Padamkan Kebakaran Di KebunWarga Palestina »