Setelah ‘Minta Maaf’ kepada Turki, Begini Kelakuan Zionis
22 May 2013, 14:20.
ISTANBUL, Rabu (IHH Insani Yardim Vakfi | SahabatAlAqsha.com): Berikut ini apa saja yang telah dilakukan ‘israel’ setelah meminta maaf kepada Turki (21 Maret-24 April 2013)
21-27 Maret 2013:
Sebanyak 26 warga Palestina, termasuk enam orang anak diculik dari Tepi Barat.
Seorang anak Palestina yang mencoba masuk ke perbatasan ‘israel’ ditangkap di Jalur Gaza.
Perbatasan antara Jalur Gaza dan ‘israel’ ditutup penuh selama lima hari.
Lahan seluas tiga hektar di Al-Jalama, Jenin Utara disita ‘israel’ dan akan dipakai untuk memperluas penyeberangan komersial.
Pasukan ‘israel’ mencuri lahan-lahan yang akan dibangun rumah di desa al Hadar, Bethlehem.
Lahan pertanian luas di desa Nahalin, Bethlehem Utara disita oleh ‘israel’.
‘Israel’ mengurangi batas melaut nelayan Palestina dari enam mil laut menjadi tiga mil laut di perairan Gaza.
Pasukan ‘israel’ memporakporandakan lahan yang baru ditanami di Khan Yunis dan wilayah Karnis dengan buldoser dan tank.
28 Maret-3 April 2013:
Pasukan ‘israel’ membunuh dua warga Palestina dan melukai empat orang lainnya desa Anabta, Tulkarem Timur.
‘Israel’ melancarkan serangan udara ke sebuah fasilitas pendidikan di Deir al-Balah, Gaza.
Pasukan ‘israel’ terus menggunakan kekuatan yang berlebihan untuk melawan para pengunjuk rasa tak bersenjata di Tepi Barat.
Pada demonstrasi di Tepi Barat, enam warga sipil yang terdiri dari empat orang anak dan dua jurnalis foto diculik.
Perbatasan antara Jalur Gaza dan ‘israel’ ditutup penuh selama empat hari.
Lima warga Palestina dimana empat orang di antaranya adalah anak-anak diculik saat sedang melewati pos pemeriksaan sipil.
Pasukan ‘israel’ hanya membolehkan nelayan Palestina melaut tiga mil laut saja.
‘Israel’ melancarkan dua serangan udara ke Jalur Gaza.
Beberapa pemukim ilegal Yahudi menebangi 200 pohon zaitun di desa al-Qader, Bethlehem.
4-10 April 2013:
Sepuluh warga Palestina, termasuk tiga orang anak dan seorang wanita diculik di tengah demonstrasi menentang Tembok ‘israel’.
Pasukan ‘israel’ menembaki sejumlah rumah dan lahan pertanian di desa Qarara, Selatan Jalur Gaza.
Sebanyak 55 orang, termasuk delapan anak ditahan di Tepi Barat.
Perbatasan Jalur Gaza dan ‘israel’ ditutup secara penuh selama tiga hari.
Empat warga Palestina, termasuk dua orang anak ditangkap ketika melewati pos pemeriksaan sipil.
Nelayan Palestina hanya diizinkan melaut hingga tiga mil laut.
Pasukan ‘israel’ menghancurkan sebuah sumur di Al Khalil Selatan.
Sebanyak seratus pohon zaitun dan 200 pohon almond dirusak oleh ‘israel’ di Al Khalil.
11- 17 April 2013:
Empat warga sipil Palestina, termasuk dua orang anak terluka akibat serangan ‘israel’ di Tepi Barat.
Seorang penggembala terluka setelah pasukan ‘israel’ menembaknya di Jalur Gaza Tengah.
Sebanyak 40 warga Palestina, termasuk tujuh orang anak diculik di Tepi Barat.
Perbatasan Gaza dan ‘israel’ ditutup secara penuh selama empat hari.
Pasukan ‘israel’ hanya membolehkan nelayan Palestina berlayar sejauh tiga mil laut.
Pemukim ilegal Yahudi menebangi pepohonan di Tepi Barat guna membangun permukiman ilegal yang baru.
Seorang anak di desa Takou, Bethlehem Selatan diserang oleh seorang pemukim ilegal Yahudi.
Tiga petani Palestina terluka setelah diserang orang-orang ‘israel’.
18- 24 April 2013:
Sebanyak 52 warga sipil Palestina dimana enam di antaranya adalah anak-anak ditangkap di Tepi Barat.
Sebanyak tujuh bangunan dan dua tempat kerja milik warga Palestina di Yerusalem Timur dihancurkan oleh ‘israel’.
Sebanyak 800 pohon zaitun di Bayt Dajanin, Nablus Timur dan Yatta di Al Khalil ditebang ‘israel’.
Sebelas tenda dan toko sayur dihancurkan. Sebanyak 30 warga sipil, dimana 29 di antaranya adalah anak-anak kehilangan tempat tinggal mereka di Lembah Yordan Utara.
Sebuah rumah yang baru dibangun dan dua tempat pertanian dihancurkan di Al-Khalil.
Pemukim ilegal Yahudi menembaki puluhan kendaraan di desa Deir Jarir, Ramallah. * (IHH | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
