Sisi Berhenti Mogok Makan
30 August 2013, 07:14.

Dirar Abu Sisi sebelum diculik Mossad di kampung istrinya, Ukraina. foto: Dokumentasi Pribadi
YOGYAKARTA, Jum’at (Sahabatalaqsha.com): Tahanan Palestina Dirar Abu Sisi menghentikan aksi mogok makannya setelah tercapai kesepatan dengan pihak penjara zionis Bir Shiva untuk mengeluarkannya dari sel isolasi. Kesepakatan dicapai setelah Sisi menderita gangguan organ-organ tubuh yang parah di klinik penjara, akibat buruknya perawatan kesehatan ditambah aksi mogok makan.
Seperti dikutip dari situs IMEMC (International Middle East Media Center), Pusat Studi Tahanan dan HAM, Ahrar mengatakan, penjara zionis juga akhirnya mengizinkan Sisi untuk menghubungi keluarganya sebulan sekali dan membolehkan pihak keluarga mengunjunginya pada waktu-waktu tertentu.
Kepala Ahrar Center, Fuad Al-Khoffash mengatakan, pihak penjara juga memindahkan delapan tahanan lainnya dari sel isolasi. Ke delapan tahanan ini dimasukkan ke sel isolasi karena melakukan aksi mogok makan dalam rangka solidaritas terhadap Sisi.
Agen intelijen ‘israel’ Mossad menculik Sisi yang berprofesi sebagai insinyur pada Februari 2011 di Ukraina ketika ia dalam perjalanan bersama istrinya, Veronica untuk mencari kewarganegaraan.
Istri Sisi adalah warga negara Ukraina. Sisi, istrinya dan keenam anak mereka meninggalkan Gaza setelah operasi Cast Lead oleh zionis ‘israel’ yang menewaskan 1.149 rakyat Palestina, melukai ribuan orang dan puluhan lainnya meninggal akibat luka parah. Sebagian besar korban adalah penduduk sipil, termasuk anak-anak dan bayi.
Pada 18 Februari, ia naik kereta malam dari Kharkov ke Kiev untuk bertemu dengan saudara laki-lakinya, Yousef, seorang penduduk Belanda, untuk pertama kalinya dalam 15 tahun. Dalam perjalanan, tiga pria, dua di antaranya berpakaian militer Ukraina menemui Sisi dan membawanya. Sekitar pukul satu malam, mereka memaksa Sisi turun dari kereta. Sisi kemudian ditahan agen ‘israel’ dan dimasukkan ke sel isolasi.* (MR/ Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
