Nour, Bayi Usia Tiga Hari Korban Serangan Zionis ‘Israel’

16 July 2014, 08:54.

nur-bebek

JALUR GAZA, Rabu (Middle East Monitor): Sebuah serangan penjajah zionis ‘Israel’ yang menarget rumah keluarga Issa pada Senin malam, melukai Nada dan anaknya yang baru lahir. Anak berusia tiga hari yang bernama Nour dan tersebut mengalami luka-luka sedang, menjadikan Nour sebagai korban luka termuda dari serangan penjajah di Jalur Gaza.

“Alhamdulillah, aku tidak kehilangan Nour. Aku tidak bisa membayangkan hidup tanpa bayi pertamaku, yang telah aku tunggu kehadirannya sejak lama,” kata Nada kepada kantor berita Anadolu. Nada mengabaikan rasa sakit dari luka yang ia alami. Nada menyesali bahwa pecahan peluru dari serangan udara penjajah justru mengenai bayinya. Namun Nada tetap bersyukur karena bayinya tidak masuk daftar panjang korban meninggal karena serangan penjajah.

Hayel, ayah Nour, pada awalnya tidak percaya melihat istri dan anaknya masih hidup saat melihat mereka berlumuran darah begitu banyak. Serangan tanpa henti penjajah di Jalur Gaza telah menewaskan 192 warga Palestina dan melukai lebih dari 1.400 orang. Di antara korban meninggal, terdapat 33 anak-anak. Korban meninggal termuda ialah bayi berusia satu tahun. * (Middle East Monitor|Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina - Mendobrak Tembok Gaza

« Tidak Diajak Diskusi, Perwakilan Palestina Tolak Proposal Gencatan Senjata
Ahli Bedah Norwegia: ‘Israel’ Gunakan Bahan Terlarang Dalam Bom »