Warga Gaza Shalat di Tenda Karena Gagal Bangun Kembali Masjid yang Dihancurkan Zionis

21 June 2015, 14:57.
Shalat tarawih di Kota Gaza, beberapa hari lalu. Foto: Middle East Monitor

Foto: Anadolu News Agency

LONDON, Ahad (Middle East Monitor): Jamaah Palestina melaksanakan shalat tarawih di tenda-tenda yang didirikan di reruntuhan masjid yang dihancurkan penjajah Zionis saat serangan tahun lalu ke Jalur Gaza. Demikian laporan dari kantor berita Anadolu.

Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina mendirikan tenda sebagai alternatif untuk mengatasi kondisi masjid yang sebagian atau seluruhnya dihancurkan Zionis dan tidak dibangun kembali karena pengepungan berkelanjutan penjajah Zionis di Jalur Gaza.

Sementara itu, mantan Perdana Menteri Palestina dan Wakil Kepala Maktab Siyasi Hamas Ismail Haniyah mengimami shalat tarawih di kamp pengungsi Al-Shati, di sebelah barat Kota Gaza. Ia menyampaikan pada para jamaah, “Ada perang pada Ramadhan tahun lalu dan kita akan menuai hasilnya Ramadhan ini.”

Menyampaikan pesan kepada para pengungsi Palestina di Yarmouk, Haniyah mengatakan, “Kita katakan pada warga Palestina di Yarmouk bahwa hati kita bersama mereka, tindakan kita bersama mereka, dan pedang kita bersama mereka hingga mereka kembali ke Palestina, tanah air mereka.” Haniyah juga meminta negara-negara Arab dan Muslim bersatu untuk membebaskan Palestina dan negara-negara lain yang tertindas, serta memberikan mereka kebebasan dan kemuliaan.

Seperti diketahui, sekitar 67 masjid sebagian hancur dan 150 lainnya seluruhnya hancur saat terjadi serangan ke Gaza musim panas lalu.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Mesir Kembali Tutup Pelintasan Rafah, Belum Jelas Kapan Akan Dibuka Kembali
Perjuangan Warga Palestina Agar Bisa Shalat di Masjidil Aqsha pada Bulan Ramadhan »