Peringati Pembantaian di Gaza, Aktivis Inggris Akan Kepung Pabrik Senjata Zionis

3 July 2015, 19:49.
Aksi demo di Inggris, musim panas tahun 2014. Foto: Mondoweiss

Aksi demo di Inggris, musim panas tahun 2014. Foto: Mondoweiss

LONDON, Jum’at (Mondoweiss): Sejumlah aktivis pro-Palestina berniat mengepung pabrik senjata milik Zionis di Inggris awal bulan ini untuk memperingati serangan Zionis ke Gaza musim panas tahun lalu, yang menewaskan ribuan rakyat Palestina dan menimbulkan banyak kerusakan.

Aksi bernama ‘Block the Factory’ yang akan digelar pada 6 Juli ini merupakan bentuk penentangan sejumlah aktivis solidaritas dari berbagai kelompok terhadap bisnis penjualan senjata Zionis dan keuntungan yang mereka rasakan dari penjajahan terhadap rakyat Palestina.

Dalam aksi tersebut, para aktivis akan mengambil alih area di sekeliling pabrik UAV Engines Ltd yang berada di Shenstone, dekat Birmingham, serta mengubahnya menjadi ruang kreatif dan positif untuk menjaring dukungan terhadap rakyat Palestina.

Pada Juli tahun lalu, Zionis melancarkan serangan brutal lewat jalur udara dan darat selama tujuh pekan ke Jalur Gaza. Akibat serangan ini sekitar 2.200 warga Palestina syahid dimana sebagian besarnya merupakan warga sipil. Termasuk di dalamnya, lebih dari 500 anak dibunuh dan ribuan warga lainnya terluka. Kini, lebih dari 100.000 warga Gaza kehilangan tempat tinggal.

Aksi biadab serupa pernah dilakukan Zionis di Gaza pada akhir tahun 2008 yang berlangsung hingga awal 2009 dan tahun 2012. Laporan PBB menyebutkan banyaknya temuan kejahatan perang yang dilakukan Zionis dalam serangan-serangan tersebut. Di antaranya, penggunaan senjata kimia fosfor putih dan pembunuhan terhadap warga sipil yang tak bersenjata.

Aksi pembantaian periodik ini merupakan bentuk sikap rasis Zionis atas Palestina. Mereka tidak mengacuhkan hak-hak dasar warga Palestina, mengusir paksa rakyat dari tanah mereka sendiri, memenjarakan dan membunuh ribuan rakyat Palestina.

Pembantaian oleh Zionis musim panas lalu telah memancing beragam aksi solidaritas di tingkat global. Unjuk rasa, aksi menduduki gedung pemerintahan, serta perusahaan-perusahaan yang terlibat dengan Zionis sampai meluasnya tekanan terhadap berbagai pemerintahan dan perusahaan senjata agar berhenti mendukung Zionis.

Pada puncak serangan Zionis di Gaza tahun lalu, sembilan orang aktivis di Inggris menduduki atap pabrik UAV Engines Ltd di Shenston yang dimiliki oleh perusahaan senjata Zionis, Elbit Systems. Mereka mengepung pabrik selama dua hari dan menyebabkan perusahaan merugi lebih dari 180.000 poundsterling.

Zionis merupakan eksportir pesawat-pesawat tempur tak berawak kedua terbesar di dunia. Lebih dari 1.000 pesawat tak berawak produksi Zionis telah dijual ke berbagai negara. Gaza dan Tepi Barat menjadi wilayah uji coba Zionis dalam pengembangan teknologi militer dan industri persenjataan. Keuntungan yang didapat kemudian dipakai untuk menekan rakyat Palestina.

Belum lama ini, Elbit Systems meraup keuntungan besar dari kontrak kerja sama dengan Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat. Perusahaan ini memenangkan kontrak sebesar US$87 juta yang di antaranya untuk memproduksi dan memelihara sistem pengawasan di sepanjang pagar perbatasan Amerika-Meksiko yang rawan konflik.

Elbit sendiri merupakan pemasok utama dalam penggunaan teknologi pengawasan di Tembok Pemisah Zionis yang membentang sepanjang ratusan mil. Tembok pemisah yang melanggar hukum internasional ini menyita sebagian besar tanah subur milik rakyat Palestina. Jika pembangunan tembok ini sudah selesai, sebagian besar tanah milik warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat akan diklaim Zionis sebagai ‘wilayahnya’. Dan sekitar 27.000 rakyat Palestina harus mengajukan izin untuk tinggal di tanahnya sendiri, serta harus melewati pos-pos pemeriksaan militer jika hendak keluar.

Aksi ‘Block the Factory’ yang merupakan bagian dari kampanye Boycott, Divestment and Sanctions (BDS) dan Stop Arming ‘Israel’ Campaign ini juga bertujuan untuk menekan Inggris agar berhenti bekerja sama dengan industri persenjataan Zionis.

Beberapa kelompok solidaritas yang sudah menyatakan bergabung dengan aksi ini adalah Boycott ‘Israel’ Network, NUS Black Students Campaign, West Midlands PSC, Drone Campaign Network, Coventry Friends of Palestine, Smash EDO, Manchester Palestine Action, Glasgow Palestine Action, Campaign Against Arms Trade, Stop The Arms Fair coalition, War on Want, dan London Palestine Action.* (Mondoweiss | Sahabat Al-Aqsha/Tia)

Pabrik Senjata 02 (3 Juli 2015)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Empat Pemuda Gaza Ditembak Zionis Saat Ngabuburit
Zionis Tembak Mati Muhammad Al-Kasbah Saat Hendak Shalat di Masjidil Aqsha »