Yehuda Glick dan Kelompoknya Najisi Lagi Masjidil Aqsha

30 July 2015, 18:43.
Foto: Middle East Monitor

Foto: Middle East Monitor

BAITUL MAQDIS, Kamis (Ma’an News Agency): Rabbi Yahudi kontroversial Yehuda Glick mendapat pengawalan ketat pasukan bersenjata Zionis saat memasuki kompleks Masjid al-Aqsha, kemarin (29/7). Ini merupakan kali ketiga kaum Yahudi garis keras memasuki Masjid al-Aqsha dalam pekan ini. Penyerangan Masjid al-Aqsha Ahad lalu memunculkan banyak kecaman, antara lain dari PBB. PBB mengutuk aksi “provokasi agama” di sekitar tempat suci ummat Islam itu.

Sumber di Yayasan Wakaf Islam mengatakan pada Ma’an bahwa Glick bersama 63 orang Yahudi garis keras menyerang kompleks masjid dan melakukan ritual agama. Pasukan Zionis dikerahkan di dalam dan sekitar masjid untuk menjamin keamanan saat kaum Yahudi melakukan penyerangan.

Tindakan Glick memimpin kelompok garis keras Yahudi masuk ke kompleks Masjid al-Aqsha untuk melakukan ritual melanggar kesepakatan antara ‘Israel’ dan Yayasan Wakaf Islam pada 1967. Yakni, non-Muslim dilarang melakukan ritual di kompleks Masjid al-Aqsha.

Glick terkenal sering berbuat onar di Masjid al-Aqsha. Pada Agustus 2014, Glick menyerang wanita lansia Palestina, Ziva Badarna (67). Karena itulah, ia dilarang masuk kompleks masjid. Namun, pada bulan Mei pengadilan Zionis memberi izin Glick untuk mengunjungi kompleks masjid sehari setiap bulan. Glick juga mendorong polisi Zionis menggunakan kekerasan dalam menghadapi kaum Muslim, terutama para Muslimah di Masjid Al-Aqsha.

Oktober tahun lalu, Muataz Ibrahim Hijazi (32) asal Silwan coba membunuh Glick saat Glick meninggalkan sebuah konferensi yang digelar di Menachem Begin Heritage Centre di Baitul Maqdis. Hijazi ditembak mati oleh pasukan Zionis saat mereka melakukan penggerebekan usai insiden percobaan pembunuhan terjadi.* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Yehuda Glick. Foto: PIC

Yehuda Glick. Foto: PIC

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Krisis Listrik, 90 Persen Pabrik di Gaza Terpaksa Tutup
Bayi Palestina Terpanggang di Rumah yang Dibakar Pemukim Ilegal Yahudi »