Hari Raya Yahudi, Penjajah Makin Gencar Larang Warga Palestina Masuk Al-Aqsha dan Baitul Maqdis

24 April 2016, 20:15.
Foto: PIC

Foto: PIC

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Ahad (PIC): Jumlah warga Palestina yang dilarang masuk Masjidil Aqsha, Kota Tua atau Baitul Maqdis sejak awal bulan ini bertambah menjadi 70 warga Baitul Maqdis. Beberapa orang dari warga Palestina itu merupakan para lansia dari wilayah Palestina terjajah 1948 dan Baitul Maqdis. Mereka dilarangan masuk selama 15 hari hingga enam bulan.

Menurut Quds Press, puluhan warga Baitul Maqdis pada Kamis (21/4) dan Jumat (22/4) lalu mendapat surat perintah larangan masuk ke Masjidil Aqsha, Kota Tua atau Baitul Maqdis. Sekitar 25 pemuda dilarang masuk Masjidil Aqsha selama 15 hari setelah penjajah Zionis menggerebek rumah mereka pada Jumat (22/4) subuh di kawasan timur Baitul Maqdis dan menangkap mereka. Lima orang lainnya yang ditahan pada Kamis (21/4) lalu, empat dari mereka dilarang masuk Kota Tua selama delapan hingga 10 hari dan satu lainnya dilarang masuk Baitul Maqdis selama empat hari.

Petugas keamanan Zionis mengklaim, perintah larangan masuk ini merupakan bagian dari langkah-langkah keamanan untuk mencegah ketegangan selama hari raya Yahudi. Sejumlah warga Palestina dari Baitul Maqdis juga dijatuhi tahanan rumah sebagai bagian dari tindakan keamanan ‘Israel’ itu. Syeikh Ikrima Sabri, khatib Masjidil Aqsha, dalam khutbah Jumat memperingatkan perihal upaya ‘Israel’ untuk mengurangi jumlah jamaah Muslim di Masjidil Aqsha selama hari raya Yahudi, dan mendesak warga Palestina untuk mengintensifkan kehadiran mereka di tempat suci ummat Islam itu.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Otak Pembunuhan Abu Khdeir Dinyatakan Bersalah
Elor Azarya, Pembunuh yang Dipahlawankan oleh Zionis Yahudi »