Dimulai, Kiriman Bantuan Kemanusiaan Turki ke Jalur Gaza
3 July 2016, 14:27.

Foto: MaanImages
BAYT LAHM, Ahad (Ma’an News Agency): Kapal Turki yang membawa sekitar 11.000 ton bantuan kemanusiaan kini dalam perjalanan menuju Jalur Gaza yang terkepung. Kapal berangkat dari pelabuhan Mersin di selatan Turki pada Ju’mat (1/7) lalu dan diperkirakan perjalanan akan memakan waktu selama 30 jam. Kedutaan besar Palestina di Turki menyatakan bahwa kapal tersebut membawa 10.000 potong mainan, 10.000 paket makanan termasuk makanan kaleng, tepung terigu, gula, beras, minyak sayur, serta pakaian dan sepatu. Kapal berbendera Panama, yang bernama Lady Leila itu akan lebih dulu tiba di pelabuhan laut ‘Israel’ Ashdod, kemudian bantuan tersebut akan dibawa ke Jalur Gaza melalui pelintasan-pelintasan darat.
Pengiriman bantuan Turki ke Jalur Gaza itu merupakan hasil perjanjian yang dibuat dengan ‘Israel’ pada Ahad lalu. Perjanjian tersebut mengakhiri enam tahun perselisihan diplomatik antara Turki dan ‘Israel’. Ketika Turki secara khusus menuntut ‘Israel’ mencabut 10 tahun blokadenya atas Jalur Gaza, ‘Israel’ setuju mengizinkan Turki mengirimkan bantuan dengan syarat pengiriman dilakukan melewati pelabuhan Ashdod.
Krisis enam tahun antara ‘Israel’ dan Turki terjadi karena serangan ‘Israel’ atas kapal Turki Mavi Marmara pada 2010. Sepuluh relawan Turki tak bersenjata terbunuh saat mereka berupaya memasuki Jalur Gaza yang terkepung untuk mengirimkan bantuan internasional yang sangat dibutuhkan selama serangan ‘Israel’. Insiden penyerangan ‘Israel’ terhadap kapal yang membawa relawan dan bantuan kemanusiaan itu memicu kecaman internasional.* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
