Remaja Palestina yang Ditembak Saat Pulang Sekolah Itu Divonis 8,5 Tahun Penjara

5 January 2017, 16:40.
Foto: Alray.ps

Foto: Alray.ps

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Kamis (Alray.ps | PIC): Hakim pengadilan ‘Israel’ di Baitul Maqdis kemarin (4/1) pagi menjatuhkan hukuman 8,5 tahun penjara dan denda 10.000 shekel ($2,595) kepada Marah Jawdat Moussa Bakr (17). Marah didakwa melakukan penikaman terhadap dua pemukim ilegal Yahudi di kawasan Syaikh Jarrah di Timur Baitul Maqdis pada 12 Oktober 2015. Marah ditembak serdadu Zionis dan setelah itu langsung ditangkap. Siswi asal desa Beit Hanina sebelah utara kota Baitul Maqdis itu kini mendekam di penjara Hasharon dan masih menderita akibat luka tembak yang dideritanya.

Menurut ibundanya, Marah baru saja meninggalkan sekolah di kawasan Syaikh Jarrah Baitul Maqdis terjajah ketika ia ditembak petugas keamanan Zionis. Penjajah menuduhnya memegang sebilah pisau dan berniat menikam petugas Zionis. Namun, sang ibunda dengan tegas menolak cerita ‘Israel’ itu.* (Alray.ps | PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Selama 2016, Penjajah Zionis Paling Sering Nistakan Masjidil Aqsha dan Masjid Ibrahimi
Yahya Ayyasy, Insinyur yang Ciutkan Nyali ‘Israel’ »