Pekan Pertama Januari, Penjajah Tewaskan Satu Warga Gaza dan Lukai 56 Orang

8 January 2017, 19:01.
Foto: PIC

Foto: PIC

GAZA, Ahad (PIC): Dokumentasi kejahatan penjajah Zionis selama pekan pertama bulan Januari menunjukkan, satu warga Gaza tewas dan 56 lainnya menderita luka-luka di 98 titik perlawanan di Tepi Barat dan Baitul Maqdis.

Mengutip data dari situs Intefada.ps, PIC memberitakan, satu orang yang meninggal dunia adalah nelayan bernama Muhammad Ahmad Al-Hisi (38). Ia dinyatakan meninggal dunia setelah penjajah menenggelamkan kapalnya di perairan lepas pantai Beit Lahiya, Jalur Gaza. Hingga laporan ini diterbitkan jasadnya belum ditemukan. Selain itu, 56 warga Palestina menderita luka selama terjadi bentrokan di 98 titik di sejumlah wilayah Tepi Barat dan Baitul Maqdis.

Berdasarkan catatan Intefada.ps, penjajah Zionis masih menahan tujuh jenazah warga Palestina yang meninggal dunia sejak Intifadhah Al-Quds Oktober 2015 lalu. Mereka adalah Abdul Hamid Abu Surur (19) dari kamp pengungsi Aidah, Beit Lahm, yang meninggal dunia pada 20 April 2016. Majd Abdullah Abdullah Khudur (18) meninggal dunia 24 Juni 2016, Muhammad Nashir Mahmud Al-Tharayarah (16) wafat pada 30 Juni 2016, dan Muhammad Jabarah Ahmad Al-Faqih (29) meninggal dunia pada 27 Juli 2016, ketiganya dari Al-Khalil. Rami Muhammad Zaim Ali Awartani (31) dari Nablus yang wafat pada 31 Juli 2016, Mishbah Abu Shabih (39) meninggal dunia 9 Oktober 2016, dan Muhammad Nabil Zaidan (16) wafat pada 25 November 2016. Dua terakhir berasal dari Baitul Maqdis.

Intifadhah Al-Quds pecah sebagai respon atas kejahatan penjajah dan pemukim ilegal Yahudi, serta upaya penjajah memaksakan pembagian waktu dan tempat di Masjidil Aqsha.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha/Dul)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Netanyahu Minta Serdadu yang Eksekusi Warga Palestina di Jalanan Dimaafkan
Penjajah Zionis Akan Datangkan Puluhan Ribu Pekerja Bangunan dari China »