Tekan Murabithah, Penjajah Zionis Kembali Perpanjang Larangan Bepergiannya
17 January 2017, 14:09.

Foto: PIC
BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Selasa (PIC): Otoritas Zionis memperpanjang larangan bepergian wanita penjaga Masjidil Aqsha (Murabithah) asal Baitul Maqdis terjajah selama dua bulan dengan “alasan keamanan”, kemarin (16/1). Khadija Khweis membenarkan bahwa intelijen ‘Israel’ memanggilnya ke kantor keamanan Maskoubia, dimana ia diberikan surat perintah perpanjangan pelarangan bepergian selama dua bulan yang ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri ‘Israel’.
Larangan bepergian selama sebulan yang diberlakukan sebelumnya terhadap Khweis berakhir pada Ahad (15/1) lalu. Menurut Khweis, dalam surat perintah yang baru tertulis bahwa ia dilarang bepergian karena “alasan keamanan”. Khweis berada dalam “daftar hitam” ‘Israel’ yang dibuat petugas keamanan Zionis pada Agustus 2015 untuk menolak akses puluhan warga Palestina ke kompleks Masjidil Aqsha. Khweis masuk dalam “daftar hitam” penjajah karena ia bergabung dengan Murabithun, sebuah kelompok wanita pembela Masjidil Aqsha yang biasa berkumpul di kompleks masjid untuk menunjukkan “perlawanan” terhadap aksi provokatif para pemukim ilegal Yahudi ke dalam Masjid al-Aqsha.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
