Penjajah Zionis Paksa Satu Keluarga Palestina Hancurkan Rumah Mereka Sendiri

19 February 2017, 11:27.
Foto: Safa.ps

Foto: Safa.ps

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Ahad (Safa.ps): Pemerintah kota penjajah Zionis di Baitul Maqdis kemarin (18/2) pagi memaksa satu keluarga Palestina menghancurkan rumahnya sendiri di Silwan, selatan Masjidil Aqsha, dengan dalih tak memiliki izin bangunan.

Khalid Abu Tayeh, anggota komite perlindungan tanah-tanah di Silwan menjelaskan kepada Safa, beberapa anggota dari keluarga Qara’in, kemarin (18/2) pagi dipaksa menghancurkan rumah mereka sendiri. Menurut penjelasannya, sejumlah keluarga Palestina di Baitul Maqdis terpaksa melakukan hal yang sama karena menghindari penghancuran oleh buldozer penjajah. Karena, jika penjajah yang menghancurkan rumah, warga Palestina akan dikenai biaya pembongkaran yang sangat mahal.

Sejumlah anggota keluarga tersebut Sabtu pagi mulai menghancurkan rumah yang memiliki luas 65 meter persegi dan berusia tujuh tahun itu menggunakan peralatan sederhana. Hal itu mereka lakukan setelah menerima surat perintah dari pemerintah kota Zionis beberapa waktu lalu dan hanya diberi tenggang waktu hingga akhir bulan ini.

Seperti diketahui, diskriminasi membuat warga Palestina hampir tidak mungkin memperoleh izin membangun di sejumlah wilayah di Baitul Maqdis. Dalam konteks ini, penghancuran sistematis properti bersama faktor-faktor lainnya berperan untuk menekan warga Palestina agar angkat kaki dari wilayah tersebut.* (Safa.ps | Sahabat Al-Aqsha/Dul)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Tak Beri Peluang Ajukan Tuntutan, Penjajah Langsung Rampas Tanah Warga Palestina di Nablus
Kemarin, Mesir Buka Pelintasan Rafah Sehari »