Hamas: ‘Penghentian Tunjangan Eks Tawanan Itu Tidak Bermoral dan Jahat’

6 June 2017, 14:20.
Foto: PIC

Foto: PIC

GAZA, Selasa (PIC): Gerakan Perlawanan Islam Hamas mengecam keras Otoritas Palestina yang menghentikan tunjangan para eks-tawanan dan keluarga mereka, serta menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak bermoral dan jahat. Dalam pernyataan pers kemarin (5/6), juru bicara Hamas Fawzi Barhoum mengatakan bahwa keputusan Otoritas Palestina menghentikan tunjangan eks-tawanan dan keluarga mereka sejalan dengan posisi dan tindakan agresif ‘Israel’ terhadap para eks-tawanan Palestina. Barhoum menyatakan bahwa keputusan Otoritas Palestina merupakan pelengkap peran ‘Israel’ dalam menargetkan eks-tawanan dengan menghentikan tunjangan mereka.

Barhoum mendesak Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas membatalkan keputusan tersebut. Ia juga menyerukan rakyat dan faksi-faksi Palestina untuk memprotes praktik-praktik ofensif Otoritas Palestina terhadap para eks-tawanan.

Ahad (4/6) lalu, Direktur Kantor Media Asra, Abdul-Rahman Shadeed, menyatakan bahwa Otoritas Palestina menghentikan tunjangan bulanan bagi sejumlah besar eks-tawanan dan keluarga mereka. Shadeed menggambarkan tindakan tersebut sebagai “belum pernah terjadi sebelumnya” dan merupakan “kejahatan moral dan nasional”. Ia mengungkapkan, “Inikah cara memperlakukan para tawanan yang sudah bebas setelah mereka menghabiskan masa muda mereka di penjara-penjara penjajah?” *(PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Tangguhkan Gaji Anggota Parlemen Hamas di Tepi Barat
765 Kamera Penjajah Zionis Akan Awasi Gerak Gerik Warga Palestina di Baitul Maqdis »