Serdadu Zionis Akan Rampas Sejumlah Daerah di Baitul Maqdis
18 January 2018, 14:45.

Pemandangan kamp pengungsi Palestina di belakang tembok apartheid ‘Israel’ di timur Baitul Maqdis pada 3 Desember 2014. Foto: Muammar Awad/Apaimages
LONDON, Kamis (Middle East Monitor): Pasukan militer Zionis sedang mengkaji kemungkinan mengambil kendali keamanan di kamp pengungsi Shu’fat dan di Kafr Aqab. Hal itu berdasarkan informasi yang diperoleh surat kabar ‘Israel’, Haaretz.
Haaretz memberitakan, pejabat pertahanan mengungkapkan keputusan tersebut dimotivasi oleh meningkatnya kerusuhan dan kekerasan di Timur Baitul Maqdis. Dua daerah tersebut kini berada di bawah yurisdiksi pemerintah kota Baitul Maqdis, tapi secara fisik terpisah dari kota tersebut akibat tembok pemisah.
Ada sekitar 100.000 hingga 150.000 penduduk di kamp pengungsi Kafr Aqab dan Shu’fat; mereka memegang kartu identitas wilayah yang kini diklaim sebagai ‘Israel’ dan memiliki status tempat tinggal di ‘Israel’.
Selain Brigade Binyamin yang bertanggung jawab atas daerah-daerah sekitar Baitul Maqdis, ‘Israel’ juga mengusulkan Brigade Samaria –yang bertanggung jawab atas daerah Nablus– memikul tanggung jawab atas daerah-daerah tambahan yang lebih jauh ke selatan.
Menurut anggota Knesset Ayman Odeh, langkah ini dirancang untuk mencabut 100.000 warga Palestina dari Baitul Maqdis dan untuk membagi Timur Baitul Maqdis menjadi entitas-entitas kecil yang terdiri atas desa-desa dan daerah-daerah sekitarnya yang terpisah. Ini merupakan upaya untuk mencegah adanya lahan terpadu yang diperuntukkan bagi negara Palestina.
Odeh juga menyatakan kekhawatirannya atas dampak yang akan terjadi pada warga Palestina di daerah-daerah tersebut – yang sudah menderita akibat tingginya tingkat kemiskinan dan ketiadaan infrastruktur yang memadai. Banyak keluarga yang diperkirakan akan terpisah dan ribuan warga akan terputus dari sumber mata pencaharian mereka.
Ini bukan kali pertama otoritas Zionis berupaya untuk mengganggu kawasan warga Palestina. Tahun lalu, muncul sebuah “rencana rahasia” yang memperlihatkan upaya ‘Israel’ untuk memisahkan kamp pengungsi Shu’fat, di timur laut Baitul Maqdis dan Kafr Aqab, di utara kota tersebut, dari Kotamadya Baitul Maqdis. Ini dilakukan untuk “menjaga mayoritas Yahudi di Baitul Maqdis”.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
