Pakar Intelijen Zionis: ‘Mossad Bunuh Ribuan Orang Tak Bersalah’

20 January 2018, 21:26.
Foto: Ma'an News Agency

Foto: Ma’an News Agency

BEIT LAHM, Sabtu (Ma’an News Agency): Meskipun konon badan intelijen Zionis Mossad beroperasi dalam kerahasiaan total, operasi-operasinya seringkali menjadi tajuk utama di sejumlah media massa ternama. Pakar urusan intelijen Zionis Ronen Bergman mengungkap sebagian rahasia Mossad itu dalam bukunya.

Hasil penelitian Ronen Bergman menyimpulkan bahwa Mossad telah membunuh ribuan orang. “Secara keseluruhan kita sedang membicarakan pembunuhan tidak kurang dari 3.000 orang. Yang dibunuh bukan saja yang menjadi target, namun banyak orang tak bersalah yang berada di waktu dan tempat yang salah juga menjadi korban,” kata Bergman sebagaimana dikutip majalah Jerman Der Spiegel.

Bergman mengungkapkan, selama meletusnya Intifadhah Kedua saja –hari-hari saat dikeluarkannya instruksi ‘Operasi Pembunuhan Target’– Mossad menargetkan empat sampai lima orang. Biasanya yang menjadi target adalah anggota Hamas.

Bergman menjelaskan bahwa dalam penelitiannya itu ia mewawancarai sekitar 1.000 narasumber. Di antaranya, enam mantan pimpinan Mossad, enam bekas perdana menteri ‘Israel’, seperti Ehud Barak, Ehud Olmert, dan termasuk perdana menteri sekarang Benyamin Netanyahu.

Penelitian Bergman itu dipublikasikan dalam sebuah buku berjudul “Perang Bayangan, ‘Israel’ dan Operasi Pembunuhan Rahasia Mossad”. Buku itu diterbitkan oleh Der Spiegel dan akan diluncurkan Senin depan.

Buku itu mengupas kisah perkembangan Mossad hingga musim gugur 2017. Dalam buku ini Bergman akan mengungkap peran Mossad dan proses pengambilan keputusan politik di belakang mereka.* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Mantan Ketua Juru Arsip: ‘Israel’ Sembunyikan Kejahatan Perangnya
11 Muhajirin Suriah Tewas Membeku Kedinginan di Perbatasan Suriah-Lebanon »