Aljazair Tolak Peralatan Pembangkit Tenaga Listrik Buatan ‘Israel’

28 January 2018, 12:19.
Foto: commons.wikimedia.org

Foto: commons.wikimedia.org

LONDON, Ahad (Middle East Monitor): Menteri Energi Aljazair Mustapha Guitouni menyatakan, kementeriannya menolak peralatan buatan ‘Israel’ untuk pembangkit tenaga listrik di kota Boutelis, Kamis (25/1) lalu. Guitouni mengatakan bahwa peralatan tersebut keliru tiba di negara tersebut, tapi kementeriannya menganggapi masalah ini “dengan serius” dan “secara profesional”.

Ia menuding perusahaan Inggris menipu Perusahaan Sonelgaz Aljazair dengan menyatakan bahwa itu transaksi dengan perusahaan Prancis. Sang menteri menegaskan, penyelidikan internal mengungkap fakta bahwa peralatan tersebut berasal dari ‘Israel’.

Guitouni juga mengatakan bahwa perusahaan listrik Aljazair telah mengajukan pengaduan resmi terhadap produsen Prancis-Amerika Cegelec/General Electric, yang bertanggung jawab mengimpor peralatan tersebut.

Seorang anggota parlemen dari Blok Koalisi Islam di Parlemen Aljazair, Lakhdar Bin Khallaf, merupakan yang pertama mengangkat isu perlengkapan buatan ‘Israel’ itu. Karena, hukum Aljazair mengkriminalisasi normalisasi dan transaksi apapun dengan ‘Israel’ atau perusahaan-perusahaan ‘Israel’.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serdadu Zionis Blokir Jalan Masuk Desa di Tepi Barat, Sulitkan Kehidupan 7.000 Warga
LSM Palestina Desak PBB Publikasikan Daftar Perusahaan yang Terlibat Permukiman Ilegal »