Ismail Haniyah: ‘Keputusan AS Takkan Ubah Posisi Perlawanan Hamas’
6 February 2018, 14:52.

Foto: PIC
GAZA, Selasa (PIC): Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah mengatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat tidak akan mendapatkan hasil yang mereka inginkan dari keputusan merelokasi kedutaan besarnya, mengklaim Baitul Maqdis ibukota ‘Israel’, dan menyebut pemimpin Palestina sebagai teroris.
Dalam acara yang diselenggarakan untuk memuliakan para penghafal Al-Quran di Jalur Gaza, Sabtu (3/2) lalu, Haniyah menekankan bahwa keputusan AS memasukkan dirinya dalam daftar teroris tidak akan pernah mengubah posisi gerakan perlawanan Islam yang dipimpinnya. “Keputusan seperti itu tidak akan mengubah posisi dan kebijakan kami, malah akan membuat kami bergerak maju dengan penuh percaya diri.”
“Langkah sembrono yang diambil AS terhadap Baitul Maqdis dan terornya terhadap kami bertujuan untuk membuat kami tunduk pada ‘perjanjian abad ini’. Akan tetapi, kami menegaskan bahwa kami tidak akan pernah menyerah dan perjanjian semacam itu tidak akan pernah dibiarkan terjadi,” tegasnya.
“Kami akan tetap patuh pada pendekatan perlawanan terlepas dari klaim teror Amerika terhadap kami, dan tidak akan disibukkan dengan keputusan itu apalagi melupakan tujuan utama kami,” jelas Haniyah.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
