Parlemen ‘Israel’ Minta Jenazah Syuhada Palestina Dibuang ke Laut

9 February 2018, 21:12.
Ketua komite anggota Knesset Yoav Kisch. Foto: Facebook

Ketua komite anggota Knesset Yoav Kisch. Foto: Facebook

LONDON, Jum’at (Middle East Monitor): Komite Urusan Internal Knesset Rabu (7/2) lalu membahas kebijakan menolak pengembalian jenazah para syuhada Palestina kepada keluarga mereka untuk dimakamkan. Otoritas Zionis telah berulang kali menahan jenazah-jenazah syuhada Palestina, yang merupakan bagian dari tindakan hukuman kolektif selain penghancuran rumah.

Saat sidang komite, orangtua seorang serdadu Zionis yang tewas di Timur Baitul Maqdis terjajah pada Januari 2017 menyatakan bahwa “alih-alih berdebat mengenai menahan jenazah atau tidak, ada satu solusi – membiarkannya (jenazah syuhada-red) di ‘Israel’ untuk selamanya atau membuangnya ke laut”.

Ketua komite anggota Knesset Yoav Kisch (Likud) mengatakan: “Teroris-teroris yang membahayakan ini, mereka harus dihabisi seketika itu juga. Kita tidak bisa menangani teroris seolah-olah kita berada di Swiss.”

Perdebatan kebijakan menahan jenazah syuhada Palestina itu mendapat dukungan lintas partai. Anggota Knesset Akram Hasoon (Kulanu) menyatakan bahwa pemakaman para syuhada yang tewas oleh pasukan Zionis “menjadikan 10.000 orang anti-‘Israel’”. Ia menambahkan, “Kita seharusnya tidak mengembalikan jenazah. Kita harus menghancurkan rumah-rumah.”

Sementara itu, anggota Knesset Anat Berko (Likud) mengatakan pada komite: “Teroris yang membunuh kita layak mendapatkan pemakaman keledai, pada malam hari, ketika tak ada seorang pun yang bisa melihat.”

Anggota Knesset Mickey Levy (Yesh Atid), mantan komandan Kepolisian Distrik Baitul Maqdis, mengatakan saat rapat Knesset: “Dulu saya mengembalikan jenazah setelah setahun, pada tengah malam, dan saya menyebar 700 serdadu sehingga tak ada seorang pun selain kerabat dekat yang meninggalkan rumah.”* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Otoritas Zionis Dorong Pemukim Ilegal Yahudi Ramai-ramai Serbu Masjidil Aqsha
PBB: Bahan Bakar untuk Fasilitas Penting di Gaza Akan Habis dalam 10 Hari »